Megawati Mau ke Vatikan: “Diundang Lagi karena Saya Dikenal di Luar Negeri”
Pada 7 Februari 2025 Megawati juga pernah mengunjungi Istana Apostolik di Vatikan.
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa dirinya kembali menerima undangan untuk berkunjung ke Vatikan pada akhir 2025.
Hal tersebut disampaikan Megawati dalam acara peresmian Serambi Pancasila dan peluncuran buku Naskah Sumber Arsip Dasar Negara Volume I: Masa Sidang Pertama BPUPK 29 Mei–1 Juni 1945 di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta Barat, Senin (11/8).
“Nanti mungkin akhir tahun saya sudah ada undangan. Ini bukan mau menyombongkan, tapi itu fakta, saya akan diundang kembali ke Vatikan,” ujar Megawati.
Presiden ke-5 RI itu menambahkan, usai kunjungan ke Vatikan, dirinya juga dijadwalkan bertolak ke Arab Saudi. Namun, ia belum merinci agenda perjalanannya tersebut.
Megawati menuturkan, pengalamannya berkunjung ke berbagai negara ia sampaikan untuk memotivasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar terus belajar dan berkarya tanpa batas.
“Jangan hanya kenal saya, contohlah saya. Saya sangat dikenal di luar negeri. Nanti kalau saya boleh kasih CV saya, sayang tidak saya bawa,” kata Ketua Umum PDIP itu.
Acara peresmian dan peluncuran buku tersebut turut dihadiri Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, Kepala ANRI Mego Pinandito, serta Kepala BPIP Yudian Wahyudi.
Diketahui, pada 7 Februari 2025 Megawati juga pernah mengunjungi Istana Apostolik di Vatikan dan bertemu dengan mendiang Paus Fransiskus.
Pertemuan itu membahas berbagai isu, termasuk nilai-nilai Pancasila dan gotong royong. Megawati mengungkapkan kunjungan tersebut dilakukan atas undangan pribadi dari Paus Fransiskus.