MBG Bikin Orang Tua di Sumsel Tabung Uang Jajan Anak, Sambil Cari Sayur di Kebun
Para orang tua di Sumatera Selatan menyatakan bahwa mereka mampu mengurangi pengeluaran harian setelah adanya program MBG.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memberikan jaminan asupan makanan bagi anak-anak di sekolah, tetapi juga berdampak positif pada ekonomi keluarga. Hal ini dirasakan oleh Yuli Lusiana, seorang ibu dari murid PAUD Harapan Bunda 2 yang terletak di Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Sejak anaknya mulai mendapatkan MBG di sekolah, Yuli merasakan perubahan signifikan dalam pengeluaran rumah tangga mereka. Uang yang sebelumnya digunakan untuk jajan anak kini dapat disisihkan untuk memenuhi kebutuhan dapur mereka, seperti membeli sayuran atau lauk pauk lainnya.
"Saya hitung ya, setelah ada MBG, alhamdulillah sangat membantu perekonomian keluarga saya. Biasanya kan saya cari sayuran seadanya yang ada di kebun. Kalau sekarang kan uang dari tabungan untuk biasa beli jajan anak saya bisa untuk beli sayuran-sayuran yang dimau, kadang telur yang lain-lain juga."
Pengeluaran Lebih Sedikit
Menurut Yuli, sebelum adanya program MBG, kebutuhan sayuran sering kali hanya bergantung pada apa yang ada di sekitar rumah atau pemberian dari tetangga. Dengan berkurangnya pengeluaran untuk jajan anak, ia kini memiliki kesempatan untuk membeli bahan makanan yang sebelumnya sulit untuk dipenuhi.
Program MBG juga membawa perubahan positif pada kebiasaan anaknya di sekolah. Jika sebelumnya anaknya sering jajan sebelum masuk kelas, kini kebutuhan tersebut berkurang karena telah mendapatkan makanan dari sekolah.
"Ya, alhamdulillah. Biasanya kan berangkat sekolah jajan dulu, sekarang yang nggak. Nggak ya, apa namanya, jajan mungkin cuma ya 1.000 gitu. Enggak pernah kayak biasanya kan jajannya dapat banyak gitu, sekarang enggak karena udah dapat MBG," ujarnya.
Bagi Yuli, manfaat MBG tidak hanya dirasakan oleh anak-anak yang mendapatkan makanan di sekolah, tetapi juga membantu keluarganya dalam mengatur pengeluaran sehari-hari. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya dirasakan langsung oleh keluarga seperti dirinya. "Terima kasih buat Bapak Prabowo yang udah mengadakan program MBG, karena saya sendiri terbantu," tutur Yuli.