'Mayoritas toilet umum di Indonesia tak bersih dan sehat'
Merdeka.com - Mayoritas fasilitas toilet umum di Indonesia tak memenuhi standar sistem. Kondisi tersebut sangat berdampak pada kebersihan dan kesehatan lingkungan. Menurut data global toilet umum yang memenuhi standar sistem hanya sebesar 10 hingga 15 persen. Namun untuk toilet dengan kategori bersih jumlahnya sudah mencapai 50 persen.
"Standar sistem yang kami maksud di sini antara lain partisi toilet yang tidak full ke bawah dan ke atas, pintu membuka keluar, tidak menggunakan bak permanen, hemat energi, hemat air, dan memiliki sirkulasi udara yang lancar," kata Sekjen Asosiasi Toilet Indonesia (ATI), Enny Herawaty usai bertemu Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dalam rangka persiapan 'World Toilet Summit 2013' di Solo, Jawa Tengah, Senin (23/9).
Enny menuturkan, toilet yang sesuai standar sistem saat ini hanya terdapat di tempat khusus, seperti hotel berbintang, SPBU, mal, dan bandar udara.
"Kalau di instansi pemerintah, sekolah, dan tempat-tempat umum lainnya masih sangat jarang. Bahkan ada sekolah yang hanya memiliki dua toilet," tambahnya.
Senada dengan Eny, Staf Khusus Dirjen Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bakri mengatakan, saat ini baru di tempat-tempat rekreasi di kota-kota besar yang dikelola swasta saja yang sudah bagus. Sedangkan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten atau kota belum.
"Sebenarnya kampanye toilet bersih untuk tempat-tempat rekreasi telah dimulai sejak 2006 silam, tetapi belum begitu terlihat hasilnya," katanya.
Mereka berharap konferensi toilet tingkat dunia yang akan dilangsungkan di Solo, 2-4 Oktober mendatang akan memberikan banyak pelajaran berharga kepada masyarakat. Mereka bisa mengetahui bagaimana standar toilet yang baik sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihannya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya