Aktris sekaligus penyanyi ternama, Maudy Ayunda, kembali mencuri perhatian publik dengan keterlibatannya dalam proyek film terbaru. Maudy Ayunda mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengisi original soundtrack (OST) film berjudul “Para Perasuk” yang disutradarai oleh Wregas Bhanuteja. Keterlibatannya ini menambah daftar panjang karyanya di industri hiburan Tanah Air.
Dalam proyek ini, Maudy Ayunda tidak hanya menyumbangkan satu, melainkan dua lagu sekaligus untuk OST film “Para Perasuk”. Kedua lagu tersebut adalah “Aku yang Engkau Cari” dan “Di Tepi Lamunan”. Produksi musik untuk kedua lagu ini berada di bawah arahan produser musik berpengalaman, Lafa Pratomo, yang memastikan kualitas musikalitas yang tinggi.
Film “Para Perasuk” sendiri merupakan karya terbaru dari sutradara Wregas Bhanuteja yang dikenal dengan sentuhan artistik dan cerita mendalamnya. Dengan Maudy Ayunda mengisi OST, diharapkan film ini akan semakin menarik perhatian penonton dan memberikan pengalaman sinematik yang lengkap. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.
Advertisement
Advertisement
Maudy Ayunda mengungkapkan bahwa salah satu lagunya, “Di Tepi Lamunan”, memiliki dua interpretasi mendalam yang sangat relevan dengan narasi film. Interpretasi pertama menggambarkan sosok Perasuk yang bernyanyi untuk Pelamun, menciptakan nuansa misterius yang sesuai dengan tema film. Ini menunjukkan kedalaman lirik yang mampu menangkap esensi cerita.
Di sisi lain, lagu tersebut juga dapat ditujukan bagi siapa pun yang membutuhkan tempat untuk bersandar. Maudy menjelaskan bahwa lagu ini cocok bagi mereka yang memiliki keresahan dan ingin mencari rehat sejenak atau pelarian. Pesan universal ini membuat “Di Tepi Lamunan” terasa dekat dengan pengalaman emosional banyak orang, menjadikannya lebih dari sekadar lagu film.
Kedua interpretasi ini menunjukkan kepiawaian Maudy dalam membawakan lagu yang tidak hanya mendukung cerita film, tetapi juga memiliki resonansi pribadi. Hal ini memperkaya pengalaman mendengarkan bagi para penikmat musik dan penonton film. Kehadiran Maudy Ayunda OST Para Perasuk ini tentu menjadi daya tarik tersendiri.
Advertisement
Advertisement
Lafa Pratomo, produser musik yang menggarap OST ini, berbagi cerita menarik tentang proses penciptaan lagu “Aku yang Engkau Cari”. Menurut Lafa, lagu tersebut tercipta dalam waktu yang sangat singkat, kurang dari satu jam, setelah mereka menonton film “Para Perasuk”. Kecepatan ini menunjukkan inspirasi yang kuat dari film itu sendiri.
“Aku yang Engkau Cari” digambarkan sebagai lagu tentang harapan yang ingin digapai, serta harapan yang sempat hilang namun kemudian kembali. Tema ini sangat relevan dengan alur cerita film yang penuh dengan pencarian dan dinamika emosional. Proses kreatif yang efisien ini menghasilkan karya yang kuat dan menyentuh.
Kolaborasi antara Maudy Ayunda, Lafa Pratomo, dan visi Wregas Bhanuteja dalam film ini menghasilkan soundtrack yang kohesif. Musik tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga elemen penting yang membangun suasana dan memperdalam emosi penonton. Kualitas produksi musik ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman sinematik secara keseluruhan.
Advertisement
Advertisement
Film “Para Perasuk” menampilkan jajaran aktor papan atas seperti Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, dan Anggun C.. Film ini mengeksplorasi kisah pencarian obsesif dari anak muda yang ingin menjadi perantara roh. Konflik semakin intens ketika kekuatan dari luar mengancam desa mereka, menciptakan ketegangan yang mendalam.
Sutradara Wregas Bhanuteja dengan piawai mengeksplorasi fenomena kerasukan dalam film ini. Ia tidak hanya menyajikannya sebagai sesuatu yang eksotis, melainkan sebagai pengalaman komunal masyarakat. Pendekatan ini memberikan dimensi baru pada tema kerasukan, membuatnya lebih relevan dan meresap dalam konteks sosial.
Dengan alur cerita yang menarik dan eksplorasi tema yang mendalam, “Para Perasuk” diharapkan menjadi salah satu film yang patut dinantikan. Film ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga refleksi tentang kepercayaan dan komunitas. Penonton dapat menyaksikan film ini di bioskop mulai tanggal 23 April 2026.
Advertisement
Sumber: AntaraNews