Masuk Musim Kemarau, W Gunung Kidul Hampir 1 Bulan Tak Diguyur Hujan

Sabtu, 18 Mei 2019 10:46 Reporter : Lia Harahap
Masuk Musim Kemarau, W Gunung Kidul Hampir 1 Bulan Tak Diguyur Hujan Ilustrasi kekeringan. ©2012 Shutterstock/Leigh Prather

Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebutkan sebagian besar wilayah di Kabupaten Gunung Kidul bagian selatan sudah mengalami hari tanpa hujan yang cukup lama. Peristiwa itu karena telah memasuki musim kemarau.

"Di sebagian besar wilayah Gunung Kidul bagian selatan sudah tidak ada hujan dalam kurun waktu 20-30 hari ini," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Mlati, Yogyakarta Etik Setyaningrum di Yogyakarta. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (18/5).

Ia mengatakan, untuk wilayah Yogyakarta bagian tengah dan utara diprediksi pada pertengahan hingga akhir Mei 2019 sudah akan memasuki musim kemarau.

"Di awal musim kemarau ini rata-rata curah hujan bulanan di Yogyakarta hanya berkisar 50-100 milimeter atau kategori rendah," kata dia.

BMKG Yogyakarta memprediksikan pada akhir Mei semua wilayah Yogyakarta sudah memasuki musim kemarau. Sedangkan puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung Juli sampai Agustus 2019.

"Kemarau ini secara periodik akan menguat setiap bulannya. Hasil pantauan BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta rata-ata suhu maksimum di siang hari mencapai 32-33 derajat Celcius," kata dia.

Ia mengimbau masyarakat mulai mempersiapkan diri memasuki musim kemarau dengan menghemat penggunaan air, menjaga kesehatan, terutama siang hari yang cukup panas, dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

"Para petani juga kami harapkan mulai mempersiapkan pola tanam yang sesuai iklim kemarau agar tidak mengalami gagal panen," kata dia. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Cuaca Ekstrem
  2. Gunung Kidul
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini