Mangkir panggilan KPK, Direktur PT MTI masih di luar negeri
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mencari keberadaan Direktur PT Melati Technofo Indonesia (MTI) Fahmi Darmawansyah, tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan suap terkait pengadaan alat monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla) pada APBD-Perubahan 2016.
Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, saat ini pihaknya akan menjadwalkan ulang pemanggilan Fahmi Darmawansyah terkait kasus suap tersebut. Karena, Fahmi sedang berada di luar negeri.
"Yang bersangkutan (FD) tidak datang dan dari info yang kami terima ada permintaan untuk dijadwalkan ulang, begitu saudara FD sampai di Indonesia kalau kerja sama dengan penegak hukum akan lebih baik," kata Febri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/12).
Meski di luar negeri, lanjut Febri, pihaknya sudah mengetahui keberadaan Fahmi Darmawansyah. Namun, Febri enggan memberikan detail lokasi keberadaan tersebut. "Tahu, KPK tahu pasti keberadaan FD. Sudah dihubungi dan belum bisa datang," ujar dia.
Dia juga mengatakan, jika Fahmi Darmawansyah mangkir pemanggilan KPK, pihaknya akan menjemput paksa. "Kita akan panggil ulang kalau sebagai saksi bisa dua panggilan dan berikutnya dipertimbangkan pemanggilan paksa tapi kita tahu persis FD adalah salah satu tsk pasca OTT minggu lalu," jelasnya.
Untuk diketahui, KPK melakukan OTT terhadap Deputi Bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla merangkap Kuasa Pengguna Anggaran, Eko Susilo Hadi, dan tiga orang pegawai PT Melati Technofo Indonesia Hardy Stefanus, Muhammad Adami Okta dan Danang Sri Radityo di dua tempat berbeda di Jakarta, Rabu (14/12).
Eko diduga menerima Rp 2 miliar sebagai bagian dari Rp 15 miliar commitment fee, yaitu 7,5 persen dari total anggaran alat monitoring satelit senilai Rp 200 miliar.
KPK sendiri sudah melakukan penahanan terhadap tiga tersangka. Eko Susilo Hadi ditahan di rutan Polres Jakarta Pusat, Hardy ditahan di rutan Polres Jakarta Timur, dan Muhammad Adami Okta ditahan di rutan KPK di Pomdam Guntur. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya