Lapas Kupang Gelar Layanan Kesehatan Gratis, Wujud Bakti Sosial untuk Masyarakat

Lapas Kelas IIA Kupang adakan Layanan Kesehatan Gratis bagi masyarakat, petugas, dan warga binaan. Inisiatif ini wujud komitmen Lapas Kupang peduli kesehatan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Lapas Kupang Gelar Layanan Kesehatan Gratis, Wujud Bakti Sosial untuk Masyarakat
Lapas Kelas IIA Kupang adakan Layanan Kesehatan Gratis bagi masyarakat, petugas, dan warga binaan. Inisiatif ini wujud komitmen Lapas Kupang peduli kesehatan. (AntaraNews)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang, Nusa Tenggara Timur, baru-baru ini menyelenggarakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang inovatif. Inisiatif ini ditujukan bagi masyarakat umum, petugas lapas, serta warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Antonius Jawa Gili, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Kupang untuk memberikan kontribusi positif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Program Layanan Kesehatan Gratis ini digelar dalam rangka menyongsong Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Ke-1 Tahun 2025. Tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan kesehatan dasar secara cuma-cuma, khususnya bagi mereka yang kurang mampu di wilayah Kupang.

Antonius Jawa Gili menekankan bahwa kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini bukan hanya sekadar pemeriksaan rutin, melainkan sebuah misi sosial. Pihaknya berharap inisiatif ini dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka.

Kegiatan ini dirancang selaras dengan semangat Hari Bakti Kemenimipas 2025 yang mengusung tema "Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa." Tema tersebut mencerminkan dedikasi Lapas Kupang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain memberikan manfaat langsung berupa pemeriksaan kesehatan, Lapas Kupang juga ingin mempererat hubungan dengan komunitas sekitar. Melalui program Layanan Kesehatan Gratis ini, diharapkan terjalin kemitraan yang lebih kuat antara institusi dan warga.

Antonius juga menyatakan harapannya agar program CKG ini dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. "Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya, menegaskan komitmen jangka panjang Lapas Kupang.

Pelayanan Cek Kesehatan Gratis yang disediakan oleh Lapas Kelas IIA Kupang ini dilakukan oleh tim medis profesional. Tim tersebut berasal dari Klinik Pratama Cendana Lapas Kelas IIA Kupang yang memiliki kapabilitas mumpuni dalam bidang kesehatan.

Berbagai jenis pemeriksaan kesehatan dasar tersedia secara cuma-cuma untuk seluruh peserta yang hadir. Layanan ini mencakup pemeriksaan vital seperti tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan asam urat.

Salah seorang warga yang berpartisipasi dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Lapas Kupang. "Pemeriksaan kesehatan ini sangat membantu untuk mengetahui kondisi kesehatan saya," ungkapnya, menunjukkan manfaat langsung yang dirasakan.

Apresiasi tersebut juga diikuti dengan ucapan terima kasih kepada Lapas Kupang atas kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa program Layanan Kesehatan Gratis ini berhasil menyentuh kebutuhan dasar warga dan mendapat sambutan positif.

Selain program Cek Kesehatan Gratis yang menjadi sorotan utama, Lapas Kupang juga menggelar serangkaian kegiatan sosial lainnya. Semua inisiatif ini merupakan bagian integral dari persiapan menyongsong peringatan Hari Bakti Kemenimipas 2025.

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup penyelenggaraan pekan olahraga yang bertujuan untuk memupuk semangat kebersamaan dan kesehatan fisik. Partisipasi aktif diharapkan datang dari petugas lapas maupun warga binaan.

Aksi donor darah juga menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian bakti sosial ini, menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam penyediaan stok darah yang dibutuhkan masyarakat.

Berbagai kegiatan bakti sosial lainnya turut melengkapi peringatan Hari Bakti Kemenimipas. Seluruh inisiatif ini menegaskan peran Lapas Kupang tidak hanya sebagai lembaga pemasyarakatan, tetapi juga sebagai bagian aktif dari komunitas yang peduli.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi