Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lahan Belum Beres, Jembatan Musi VI Palembang Molor 5 Tahun

Lahan Belum Beres, Jembatan Musi VI Palembang Molor 5 Tahun Jembatan Musi VI Palembang. ©2020 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Pembangunan Jembatan Musi VI Palembang belum juga rampung meski telah digarap sejak lima tahun lalu. Padahal penyelesaian dan operasional ditarget jelang Asian Games 2018 lalu.

Hal ini diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel Darma Budi. Menurut dia banyak kendala di lapangan yang membuat proses pembangunan terkendala.

Salah satu hambatan yang cukup krusial adalah pembebasan lahan di kawasan seberang ilir lantaran belum ada kesepakatan harga. Namun, saat ini hanya tinggal satu persil lahan saja yang masih diproses dengan melibatkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

"Masih ada satu persil lahan yang belum selesai, kita usahakan segera dibebaskan. Saya nilai itu tidak ada masalah," ungkap Budhy, Jumat (19/6).

Dijelaskan, progres pembangunan telah mencapai 85 persen. Sambil menunggu proses pembebasan lahan, pembangunan akan kembali dilanjutkan dan ditarget rampung akhir tahun.

Baru-baru ini pihaknya telah meneken kontrak pembangunan dengan anggaran Rp68,8 miliar. Pengerjaan yang masih tersisa adalah pemasangan dua segmen bentang jembatan, dua bentang oprit sepanjang 100 meter di seberang ulu dan 115 meter di seberang ilir. Selanjutnya pengerjaan frontage pada sisi seberang ilir jembatan, pengaspalan, dan jalan pendekat.

"Kami target November rampung dan akhir tahun bisa fungsional," ujarnya.

Dia menambahkan, Jembatan Musi VI merupakan satu dari delapan jembatan yang akan dibangun di atas Sungai Musi Palembang. Saat ini baru empat jembatan yang sudah dibangun maupun tahap pengerjaan, yakni Jembatan Ampera, Musi II, Musi IV, dan Musi VI. Keberadaan jembatan ini untuk mengurai penumpukan kendaraan di Jembatan Ampera sebagai sarana transportasi penyeberangan utama selama ini.

"Rencana selanjutnya pembangunan Jembatan Musi III, lokasinya belum dibahas, ada usulan di Pulau Kemaro atau di tempat lain," pungkasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP