Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Dany Rakca menempuh jarak ribuan kilometer untuk bertatap muka dengan prajurit Yonif 132/BS yang menjaga perbatasan paling timur Indonesia, Papua, Senin (10/7) lalu. Kegiatan ini dipimpin oleh Letkol Inf Ahmad Fauzi. Kunjungan Dany Rakca yang juga didampingi Kasiops Kasrem 031/WB Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan untuk memberikan apresiasi terhadap prajurit secara langsung yang sudah melaksanakan tugas operasi menjaga perbatasan RI-PNG dengan baik.
Tak hanya itu, jenderal bintang satu ini juga memberikan motivasi kepada para Danpos serta para prajurit yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan semangat serta moril hingga akhir masa penugasan. Selama penugasan, Yonif 132/BS telah banyak menggagalkan sejumlah penyelundupan seperti peredaran ganja sebanyak-banyaknya 34,5 kilogram. Penyerahan dan penggagalan penyelundupan amunisi tajam sebanyak 29 butir kaliber 5,56 mm serta 4 butir kaliber 7,62 mm.
Penggagalan penyelundupan BBM ilegal sebanyak 3,4 ton, penangkapan YP yang merupakan tokoh politik TPNPB-OPM dan yang terkini yaitu menerima penyerahan 4 pucuk senjata api jenis Mouser dari para simpatisan TPN-OPM.
Advertisement
Selain itu, terkait dengan kunjungan Dany Rakca ke perbatasan tersebut ternyata tidak hanya dilakukan dalam waktu singkat. Karena, ia sempat bermalam di Pos Satgas atau penjagaan. Apa yang dilakukannya ini, agar dirinya bisa merasakan apa yang dirasakan oleh prajuritnya selama melaksanakan tugas operasi sekaligus bisa lebih dekat dan mengenal para prajuritnya. Dalam kunjungannya itu, Dany Rakca juga menemui tokoh masyarakat pegunungan yakni Simon, Kepala Kampung Mathias Wey serta dan mantan anggotanya yang saat ini menjadi Babinsa Kodim setempat yakni Serma Akhsan.
Advertisement
Saat itu, Dany Rakca bernostalgia ketika dirinya menjalani tugas operasi di daerah yang sama sekitar tahun 90an dengan Yonif 132/BS saat ini.
Dalam pertemuan itu, para tokoh masyarakat menyampaikan kesan yang sangat positif terhadap kinerja dan keberadaan Yonif 132/BS yang senantiasa dapat meningkatkan kesejahteraan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di perbatasan Papua. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan pembinaan teritorial Yonif 132/BS telah sukses dilaksanakan secara optimal dan terbukti dengan begitu banyaknya prestasi yang diraih. "TNI Angkatan Darat selalu di hati rakyat serta senantiasa bersama berkarya untuk negeri", ujar Dany Rakca.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono membahas mengenai ancaman dan kebutuhan prajurit TNI untuk menjaga perbatasan. Salah satunya Alutsista nie awak untuk dapat mamantau darat serta laut. Hal ini disampaikan Yudo saat rapat dengan Pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (10/7).
Advertisement
Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyoroti kerawanan wilayah perbatasan Indonesia dalam rapat dengan DPR di Kompleks Parlemen, Senin (10/7). Adapun kerawanan mulai dari narkoba, senjata hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Presiden Jokowi menghadiri perayaan HUT ke-77 TNI hari ini Pada kesempatan itu Jokowi berbincang dengan para tentara penjaga perbatasan Presiden Jokowi juga mengajak bercanda mereka Jokowi menanyakan harga makanan sampai kecukupan tunjangan para prajurit