Kunjungi Ibu Kota Baru, Jokowi Ingin Cek Lokasi Pemerintahan
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan mengunjungi lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur, minggu depan. Jokowi ingin memastikan lokasi yang akan dibangun untuk kluster pemerintahan.
"Ya mungkin minggu depan, saya dua tiga hari akan berada di sana untuk memastikan titik mana yang, (ibu kota baru) ini kan gede banget, titik mana yang akan dipakai untuk lokasi yang kluster pemerintahan," kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/12).
Ibu kota baru memang dirancang dengan sistem kluster, di mana nantinya akan ada kluster kesehatan, pendidikan, pemerintahan, hingga inovasi. Di kluster pemerintahan, nantinya akan dibangun Istana Kepresidenan dan gedung-gedung kementerian.
"Titik pertama kali yang harus ditentukan titik kluster pemerintahan. Artinya, Istana ada di situ, kementerian-kementerian ada di situ. Ini penting," jelasnya.
Ajak Perancang Ibu Kota
Nantinya, dia akan mengajak arsitek perancang ibu kota dan urban planner ke ibu kota baru. Setelah itu, dia baru menentukan standar lokasi cluster pemerintahan.
"Nanti dilihat. Kalau sudah dilihat tentu saja kalau sudah ke sana, feelingnya dapat, baru nanti arsitek, urban planner, semua kumpul, benar ini bisa, iya (putuskan)," tutur Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi ingin ibu kota negara baru yang terletak di Kalimantan Timur, bisa menjadi kota terbaik di dunia. Menurut dia, ibu kota negara baru adalah hadiah Indonesia untuk dunia.
Jokowi bermimpi ibu kota baru bisa melebihi Dubai, Uni Emirate Arab yang memiliki jargon kota paling bahagia. Setidaknya, kata dia, ibu kota baru harus menjadi kota terbaik dan paling inovatif di dunia.
Reporter: Lizsa EgehamSumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya