Kuasa Hukum Sebut Ryan Jombang Dipukul Bahar bin Smith karena Masalah Utang

Hanya saja, pembayaran dari Bahar kerap tidak jelas. Kadang dibayar, ada yang tidak. Hingga akhirnya, Ryan memberanikan diri menagih karena butuh untuk membeli keperluan pribadi. Apalagi, ia melihat ada sejumlah uang di atas meja milik Bahar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kuasa Hukum Sebut Ryan Jombang Dipukul Bahar bin Smith karena Masalah Utang
Bahar Smith dan Ryan Jombang Terlibat perselisihan. Foto: Liputan6 ©2021 Merdeka.com

Perselisihan antaran Bahar bin Smith dan Very Idham Henyansyah atau yang dikenal pula dengan nama Ryan Jombang diduga disebabkan karena utang. Hanya saja, persoalan kedua narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor, sudah selesai.

Informasi mengenai persoalan utang antara kedua narapidana itu disampaikan oleh kuasa hukum Ryan bernama Kasman Sangaji. Menurut dia, Bahar bin Smith beberapa kali meminjam uang kepada kliennya. Kasman menjelaskan bahwa selama ini Ryan mendapat uang dari keluarganya untuk keperluan pribadi, semacam membeli peralatan mandi dan lain-lain.

Hanya saja, pembayaran dari Bahar kerap tidak jelas. Kadang dibayar, ada yang tidak. Hingga akhirnya, Ryan memberanikan diri menagih karena butuh untuk membeli keperluan pribadi. Apalagi, ia melihat ada sejumlah uang di atas meja milik Bahar.

Bahar saat itu mengaku belum bisa membayar utangnya. Hal tersebut membuat Ryan kesal. "Akhirnya Ryan ambil uang itu (yang ada di atas meja Bahar), dibungkus pakai plastik dan dibuang ke tempat sampah," kata Kasman kepada wartawan, Kamis (19/8).

Bahar yang akhirnya tahu dengan hal itu naik pitam. Ryan, menurut Kasman sudah meminta maaf dan mengakui kesalahan. Dari situlah ada dugaan pemukulan yang dilakukan Bahar kepada Ryan.

"Ryan memang tidak melakukan perlawanan sama sekali. Dia tidak berani melawan karena menjaga perilaku dan sikapnya jangan sampai ditegur oleh petugas. Dari pihak Lapas sigap langsung memberikan perawatan ke Ryan dan segala macam," tuturnya.

"Kami ada rencana untuk laporan, kami masih menyusun dan melihat bukti-bukti yang akurat seperti apa, tapi sejauh ini kalau ada iktikad baik dari habib Bahar ya oke saja," kata dia.

Sementara itu, kuasa hukum Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta tak menyanggah mengenai persoalan kedua narapidana. Namun, mengenai soal utang, ia memilih untuk memastikannya terlebih dahulu, termasuk siapa yang melakukan pemukulan.

"Tidak mungkin lah habib berutang, pondoknya saja jelas, ada penghasilan keluarga dan muridnya. Artinya ada penghasilan lah habib ini. Nanti coba kita cek atau mungkin kita juga enggak tahu habib Bahar kan banyak murid juga di sana. Apakah habib yang mukul atau muridnya yang mukul. Kita mau Tabayyun dulu nih dengan Habib Bahar," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Lapas Gunung Sindur Mujiarto memastikan semua masalah antara keduanya sudah diselesaikan. Tak ada luka serius yang disebabkan perselisihan tersebut.

"Jadi ada perselisihan di lapas. Ada masalah tentang uang lah, dan dengan pengacaranya itu sudah selesai. Adu mulut, disentil, dipukul lah itu Ryan Jombang, tapi dua-duanya sudah memahami, perselisihan sudah selesai," ucap Mujiarto

"Ryan sudah menganggap selesai. Ada kesalahan lah, biasa (perselisihan) di lapas," pungkasnya.

Rekomendasi