Kronologi Kecelakaan Maut Adu Banteng Motor Pemudik di Lampung Sebabkan 2 Orang Meninggal

Kecelakaan tragis yang melibatkan pemudik terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur, tepatnya di Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
Kronologi Kecelakaan Maut Adu Banteng Motor Pemudik di Lampung Sebabkan 2 Orang Meninggal
Ilustrasi kecelakaan di jalan raya (Istimewa) (© 2026 Liputan6.com)

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, pada hari Senin, 16 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.

Dua pengendara sepeda motor kehilangan nyawa mereka setelah terlibat dalam tabrakan adu banteng di jalan tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat kedua sepeda motor yang hancur berserakan di tengah jalan, sementara dua korban tergeletak di lokasi kejadian.

Di samping jenazah korban, seorang perempuan tampak menangis histeris, menunjukkan kedalaman duka yang dirasakan oleh keluarga dan kerabat.

"Saya dari arah Tulang Bawang mau ke Lampung Tengah, lewat ada kejadian ini, barusan banget. Ada dua orang korban," ujar perekam video yang menyaksikan kejadian tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh, salah satu korban adalah seorang pemudik asal Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang kampung menuju Kota Dumai, Provinsi Riau.

Kasatlantas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix Siagian, mengonfirmasi kejadian kecelakaan ini. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor, yaitu Honda Beat dengan nomor polisi BE 2301 SC dan Yamaha F1 ZR dengan nomor polisi BM 6099 RD.

"Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur wilayah Kecamatan Bandar Mataram. Dua sepeda motor bertabrakan dari arah berlawanan dan menyebabkan dua pengendara meninggal dunia," kata dia pada hari yang sama.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, Glend menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula ketika sepeda motor Yamaha F1 ZR yang dikendarai oleh AA (26) melaju dari arah Bandar Mataram menuju Menggala.

Ketika sampai di lokasi kejadian, motor tersebut diduga mengambil jalur kanan.

"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat yang dikendarai PO (62). Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan tak dapat dihindari hingga kedua kendaraan bertabrakan di bagian depan," tuturnya.

Akibat dari benturan yang keras tersebut, kedua pengendara mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain dua korban tewas, seorang penumpang sepeda motor Honda Beat bernama WA (51) juga mengalami luka-luka. Korban dilaporkan mengalami lebam pada kaki serta sesak di bagian dada.

Kejadian ini menjadi momen tragis yang menyentuh banyak orang, mengingat keselamatan di jalan raya sangat penting dan harus selalu diutamakan.

Kondisi Jalan Saat Kecelakaan

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) menginformasikan bahwa saat kejadian, kondisi jalan berada dalam keadaan lurus dengan permukaan aspal yang halus.

Meskipun cuaca cerah, arus lalu lintas di lokasi kejadian cukup padat.

"Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan," ujarnya.

Akibat dari insiden tersebut, kedua sepeda motor yang terlibat mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. Proses penyelidikan ini penting untuk memberikan kepastian hukum serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Rekomendasi