Kronologi Bus Persik Kediri Dilempari Batu usai Menang Lawan Arema FC di Kanjuruhan

Manajer Persik Kediri Moch Syahid Nur Ichsan mengungkapkan kronologi pelemparan bus usai pertandingan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kronologi Bus Persik Kediri Dilempari Batu usai Menang Lawan Arema FC di Kanjuruhan
Penyelidikan polisi tengah berlangsung terkait pelemparan bus tim Persik Kediri seusai pertandingan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, mengakibatkan beberapa orang mengalami luka ringan, termasuk pelatih Divaldo Alves. (Planet Merdeka)

Manajer Persik Kediri Moch Syahid Nur Ichsan mengungkapkan kronologi pelemparan bus usai pertandingan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (11/5).

Aksi pelemparan itu terjadi ketika bus yang mengangkut rombongan pemain dan ofisial tim Persik Kediri baru keluar dari kawasan Stadion Kanjuruhan untuk menuju hotel tempat mereka menginap.

Bus yang ditumpangi tim pelatih dan pemain Persik Kediri mengalami kerusakan pada bagian kaca sisi kiri. Bekas pecahan kaca juga terlihat bercecer di lantai bus.

Akibat kejadian ini, pelatih dan asisten pelatih Persik luka-luka akibat pelemparan tersebut. Tidak ada pemain yang mengalami luka akibat kejadian itu. Mereka yang terluka telah mendapatkan perawatan dari tim medis Persik Kediri.

"Pemain tidak ada yang luka. Kalau bus itu tim pelatih duduknya di depan dan yang belakang itu pemain," ujar Syahid.

Sekitar pukul 21.10 WIB, seluruh tim pelatih, pemain, dan manajemen Persik telah melakukan perjalanan pulang menuju ke Kediri dengan menggunakan bus lainnya dan dikawal personel kepolisian.

Investigasi Polisi

Kepolisian Resor Malang melakukan penyelidikan terhadap aksi pelemparan batu ke arah bus tim Persik Kediri yang dilakukan orang tak dikenal seusai pertandingan melawan Arema FC.

Kepala Seksi Humas Polres Malang Ajun Komisaris Polisi Bambang Subinanjar mengatakan penyelidikan kasus pelemparan bus tim Persik itu dilakukan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Malang.

"(Pelemparan bus Persik) masih dalam penyelidikan dan investigasi dari Satreskrim Polres Malang," kata Bambang.

Soal laporan, Bambang mengatakan bahwa tim Persik Kediri akan segera melaporkan kasus pelemparan tersebut.

"Informasi dari Kasatreskrim, dari Persik masih mau melaporkan," ucapnya.

Rekomendasi