Idris Mufakkar (28), harus kehilangan sepeda motornya usai dirampas begal. Pengemudi ojek online itu tak berani melawan karena pisau tajam tepat di perutnya.
Peristiwa bermula saat korban hendak pulang untuk istirahat sehabis cari orderan, Senin (26/1) siang. Agar tak lagi dapat pesanan, korban menonaktifkan aplikasi.
Namun begitu melintas di Jalan Malaka II, Kalidoni, Palembang, korban bertemu seorang pria tak dikenal memintanya berhenti. Pelaku meminta diantar ke suatu tempat dengan imbalan bayaran.
Lantaran tujuan searah jalan pulang, korban bersedia menarik penumpang secara offline. Belum lama berjalan, pelaku menodongkan pisau ke perut korban dan memaksa menyerahkan motornya.
Perasaan korban berkecamuk, antara melawan atau menyerah. Keputusannya pun memilih menyerahkan motornya karena ujung pisau yang tajam sudah terasa di perutnya..
"Saya takut ditusuk beneran kalo saya melasan, perut saya langung dibawanya lari," ungkap Idris Mufakkar saat melapor ke SPKT Polestabes Palembang, Selasa (27/1).
Advertisement
Korban Kadung Ketakutan
Idris menyebut saat kejadian arus kendaraan sangat padat. Namun dia tak berniat meminta tolong saking takutnya.
Advertisement
Kata Polisi
"Waktu saya turun, dia (pelaku) langsung ambil motor saya. Habis itu saya baru teriak," kata Idris.
Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa membenarkan adanya laporan terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Pihaknya telah menyerahkan laporan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan.