Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman mengungkapkan tiga kabupaten kota yaitu Kota Palu, Donggala, dan Sigi, meminta kepada KPU untuk melakukan pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar Januari 2019. Sebab mereka menunggu situasi tenang dan kegiatan administrasi di wilayah administrasi normal.
"Kalau sekarang kita tanya pada warga, warga masih sibuk urusi recovery dirinya, rumahnya, fasilitasnya, bisa marah-marah kalau kita tanya soal itu, jadi kita bisa pahami itu, nanti kemungkinan Januari," kata Arief di Gedung Parlemen, Senayan, Kamis (6/11).
KPU sudah menetapkan data pemilih di penetapan terdahulu sekitar 16 September 2018 yang menjadi data sementara. Sehingga daerah yang terkena bencana sudah ada datanya namun belum diperbarui. Berbeda di daerah Lombok yang sudah bisa dilakukan proses pemutakhiran karena untuk aktivitas perkantoran KPU di sana sudah berjalan lebih baik.
"Untuk rapat pleno DPT nanti tanpa tiga kabupaten itu pemutakhirannya, tapi kalau datanya seluruh wilayah, kan kita sudah punya tiga kabupaten itu sudah kita tetapkan di penetapan terdahulu, qt pakai data itu, sudah ada data itu cuma belum dimutakhirkan datanya," ujarnya.
Langkah yang akan dilakukan KPU adalah mendata ulang pemilih-pemilih di lokasi bencana. Selanjutnya dilakukan peninjauan kemungkinan dilakukan pemungutan suara di lokasi tersebut atau digeser ke tempat lain.