Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 10 orang di Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (18/12).
Salah satunya Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Penangkapan terhadap Ade Kuswara oleh lembaga antirasuah itu diduga terkait dengan proyek-proyek yang berada di Bekasi.
"Ini masih terus didalami di antaranya terkait dengan proyek-proyek di Bekasi (suap)," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/12).
Budi menjelaskan, pada saat awal OTT berlangsung, memang sempat mengamankan 10 orang. Namun setelah dilakukan pemeriksaan awal, hanya tujuh orang yang pada akhirnya ditahan di Gedung Merah Putih KPK. Selain Ade, penyidik juga mengamankan ayah dari Bupati Kabupaten Bekasi, HM Kunang.
"Benar, jadi di antara tujuh orang yang diamankan, salah satunya ayah dari Bupati," jelasnya.
Advertisement
Saat operasi senyap berlangsung, KPK turut mengamankan uang tunai diduga hasil dari suap Ade Kuswara. Di waktu yang bersamaan, penyidik juga menyegel Kantor Dinas Budaya dan Olahraga Kabupaten Bekasi.
"Ya tentunya penyegelan setiap lokasi, tentu itu ada alasannya, sehingga nanti tim akan melakukan penggeledahan setelah lokasi-lokasi itu disegel untuk mencari barang bukti yang dibutuhkan ya, sehingga melengkapi dari proses penanganan perkara ini," ungkapnya.
Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku, sehingga belum bisa menyampaikan secara jelas konstruksi perkaranya.
"Jadi, nanti kita tunggu prosesnya," pungkasnya.
Reporter magang: Mochamad Aidil Akbar