Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK Sita Rumah dan Tanah Milik Orangtua Bupati Mojokerto Nonaktif

KPK Sita Rumah dan Tanah Milik Orangtua Bupati Mojokerto Nonaktif rumah orangtua mustofa kamal pasa. ©2019 Merdeka.com/erwin yohanes

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita rumah milik orangtua Bupati Mojokerto non aktif Mustofa Kamal Pasa (MKP) yang berlokasi di Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jatim. Rumah ini terkait dengan penyitaan 27 sertifikat tanah yang diamankan tim penyidik KPK yang diduga terkait dengan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka MKP.

Sejak Selasa (2/7) kemarin, tim penyidik KPK mencari barang bukti dalam kasus TPPU yang menjerat Bupati Mojokerto non aktif, Mustofa Kamal Pasa. Dari 27 sertifikat tanah yang diamankan KPK sudah ada 19 bidang tanah yang sudah dipasang papan penyitaan.

Di antaranya, tanah berukuran 10 meter kali 18 meter milik Hj. Fatimah serta aset rumah di Desa Tampung Rejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang merupakan kediaman H. Jakfaril, orang tua MKP.

Papan tanda penyitaan dipasang di dalam pagar rumah setinggi 2 meter yang berarsitektur batu bata majapahitan. Sementara di dalam pagar, ada tiga rumah berjajar menghadap ke barat. Di papan yang dipasang di halaman rumah paling utara itu bertuliskan 'Tanah dan Bangunan ini Telah Disita dalam perkara tindak pidana pencucian uang dengan tersangka H Mustofa Kamal Pasa SE'.

Rumah yang disita KPK merupakan rumah yang dibeli oleh MKP pada saat masih aktif menjabat Bupati Mojokerto. Hal itu dibenarkan oleh salah seorang perangkat Desa Tampung Rejo.

"Ya di situ ada tiga rumah yang satu paling ujung Utara itu yang beli dan dihuni orang tua MKP," kata salah seorang perangkat Desa Tampung Rejo, Kamis (4/7).

Sementara Kasat Sabhara Polres Mojokerto, AKP Bambang Eko Sujarwo mengatakan, Polres Mojokerto diminta penyidik KPK bantuan personel untuk mendampingi menyita beberapa aset milik MKP yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto.

"Sejak Selasa kemarin, setiap hari kita menurunkan enam anggota yang dibagi menjadi tiga tim untuk ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan rekan-rekan KPK. Satu tim KPK di kawal dua anggota kami dan hari ini yang terakhir," jelas Bambang.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP