KPK Gagal Periksa Dua Adik Ipar Nurhadi

Selasa, 10 Maret 2020 19:30 Reporter : Merdeka
KPK Gagal Periksa Dua Adik Ipar Nurhadi KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Dua adik ipar mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi bernama Rahmat Santoso dan Subhannur Rachman tak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Keduanya yang berprofesi sebagai advokat ini meminta penjadwalan ulang pemeriksaan. Sedianya keduanya diperiksa dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.

"Dua orang adik ipar Nurhadi minta dijadwal ulang," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2020).

Dua adik ipar Nurhadi itu dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT. MIT) Hiendra Soenjoto.

Ali menyatakan, keduanya akan dipanggil ulang. Namun Ali belum bisa memastikan waktunya.

"Nanti kami infokan lebih lanjut," kata Ali.

1 dari 1 halaman

Nurhadi dijerat sebagai tersangka karena yang bersangkutan melalui Rezky Herbiono, diduga telah menerima suap dan gratifikasi dengan nilai Rp46 miliar.

Tercatat ada tiga perkara sumber suap dan gratifikasi Nurhadi, pertama perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara, kedua sengketa saham di PT MIT, dan ketiga gratifikasi terkait dengan sejumlah perkara di pengadilan.

Diketahui Rezky selaku menantu Nurhadi diduga menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu. Cek itu diterima saat mengurus perkara PT MIT vs PT KBN.

Ketiganya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) lantaran kerap mangkir saat dipanggil baik sebagai saksi maupun tersangka. Meski demikian, ketiganya tengah mengajukan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan. [bal]

Baca juga:
Nawawi Pantau Sidang Praperadilan Nurhadi: Mudah-mudahan Keluar dari Persembunyian
Pengusaha Thong Lena Diperiksa KPK Terkait Kasus Nurhadi
KPK Dalami Suap dan Gratifikasi Rp46 M Nurhadi Lewat Dua Adik Ipar
Sidang In Absentia Harun Masiku & Nurhadi, ICW Nilai KPK Tak Serius Buru Tersangka
KPK Bentuk Tim Khusus Buru Buron Harun Masiku Hingga Nurhadi

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Nurhadi
  3. KPK
  4. Kasus Korupsi
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini