KPK Apresiasi Keputusan PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Nurhadi

Selasa, 17 Maret 2020 01:03 Reporter : Merdeka
KPK Apresiasi Keputusan PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Nurhadi KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Hariyadi menolak seluruh gugatan praperadilan yang diajukan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi serta menantunya Rezky Herbiyono dan Direktur Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto.

Merespons hal itu, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengaku mengapresiasi putusan hakim tunggal yang memeriksa dan mengadili permohonan praper yang tersebut. Dimana, dia menilai, pertimbangannya memang sudah sesuai dengan fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan.

"Sejak awal KPK meyakini bahwa para tersangka yang saat ini DPO memang tidak berhak lagi mengajukan praper sebagaimana ketentuan SEMA Nomor 1 tahun 2018 tentang Larangan Pengajuan Praperadilan Bagi Tersangka Yang Melarikan Diri Atau Sedang Dalam Status Daftar Pencarian Orang (DPO) terlebih subjek dan objeknya sama dengan praper sebelumnya yang pernah diajukan tsk NH dan kawan-kawan," katanya saat dikonfirmasi, Senin (13/3).

Menurutnya, penyidik KPK hingga saat ini sedang menyelesaikan berkas perkara dan terus berupaya mencari keberadaan para DPO. Sekalipun demikian, lanjut Ali, KPK mengingatkan para DPO untuk menyerahkan diri.

"Dan mengimbau kepada masyarakat apabila melihat dan bertemu dengan para DPO segera melaporkan pada kesempatan pertama kepada aparat penegak hukum terdekat atau aparat pemerintah RT/RW atau kelurahan dan atau kepada KPK melalui call center 198," tandasnya.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. KPK
  3. Nurhadi
  4. Praperadilan
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini