Kasus penemuan potongan tubuh manusia yang sempat menggegerkan masyarakat di Kabupaten Sleman mulai menemukan titik terang. Polisi berhasil mengungkap sosok korban mutilasi tersebut.
Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi mengatakan dari hasil forensik dan penyelidikan terhadap temuan potongan tubuh di Sleman itu, pihaknya berhasil mengungkap identitas korban. Endriadi menuturkan jika korban mutilasi adalah seorang mahasiswa berinisial R. "Identitas korban diketahui berinisial R. Yang bersangkutan adalah mahasiswa yang berkuliah di salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Yogyakarta," kata Endriadi di Polda DIY, Minggu (17/7).
Endriadi merinci korban merupakan warga Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Kasihan, Kabupaten Bantul.
Advertisement
Terkait kasus mutilasi ini, dua terduga pelaku sudah ditangkap. Kedua terduga pelaku ini berinisial W yang merupakan warga Magelang, Jawa Tengah dan RD yang beralamatkan di DKI Jakarta.
Kedua terduga pelaku dengan korban saling kenal. Mereka bahkan berteman selama ini.
@merdeka.com
Advertisement
"Dua terduga pelaku berinisial W dan RD. Keduanya kami tangkap di rumah terduga pelaku RD yang ada di Bogor. Mereka di Bogor dalam rangka melarikan diri," sambung Endriadi.
Advertisement
"Semalam kami tangkap di Bogor, perjalanan terus baru pagi ini sampai di Polda DIY. Kami masih lakukan pemeriksaan intensif pada dua terduga pelaku termasuk apa motif," ucap Endriadi.
Potongan tubuh R ditemukan di dua lokasi terpisah. Ada yang di Jembatan Kelor, Kecamatan Turi dan Sungai Krasak, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman.
Potongan tubuh yang ditemukan di Jembatan Kelor pada Rabu (12/7) adalah dua potongan kaki sebatas mata kaki dan pergelangan tangan kiri.
Advertisement
@merdeka.cm
Potongan tubuh yang ditemukan di Jembatan Kelor pada Rabu (12/7) adalah dua potongan kaki sebatas mata kaki dan pergelangan tangan kiri.