Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kompoltan Penjual Akun WhatsApp ke China Dibongkar, Omzet Rp5 Juta Per Hari

<br>Kompoltan Penjual Akun WhatsApp ke China Dibongkar, Omzet Rp5 Juta Per Hari


Kompoltan Penjual Akun WhatsApp ke China Dibongkar, Omzet Rp5 Juta Per Hari

China menjadi sasaran empuk karena banyak peminatnya.

Penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan meringkus komplotan jual beli akun WhatsApp untuk judi online. Puluhan ribu akun WA dijual mayoritas ke China dengan penghasilan Rp5 juta per hari.

Kompoltan Penjual Akun WhatsApp ke China Dibongkar, Omzet Rp5 Juta Per Hari

Komplotan ini sebanyak tujuh orang yang dipimpin NOF (35) dan tangan kanannya MS (19). NOF merekrut lima pelaku lain yang semuanya wanita, yakni MPD (24), EA (22), WA (26), SAK (20), dan HF (19).


Mereka digerebek polisi di sebuah rumah di Sematang Borang, Palembang, yang menjadi tempat kejahatan. Petugas Siber sebelumnya melakukan penyelikan mendalam setelah menerima laporan warga.

Di rumah itu, polisi mendapati peralatan elektronik yang lengkap. Peralatan yang dimaksud seperti 9 unit ponsel berbagai merek, 5 unit komputer, 5 unit laptop, ruter wifi, power supply, 372 buah kartu telepon, 7 buah buku catatan besar, dan 12 buah buku catatan kecil.


Komplotan tersebut melakukan jual beli akun WA dan secara bersama-sama berkegiatan pentransmisian konten perjudian. Akun WA itu terhubung dengan nomor ponsel yang sudah teregister atas nama orang lain.

Kompoltan Penjual Akun WhatsApp ke China Dibongkar, Omzet Rp5 Juta Per Hari

Negara tujuan penjualan utamanya ke warga China. Negara itu menjadi sasaran empuk karena banyak peminatnya.

"Para tersangka memperjualbelikan akun WA di Indonesia dengan menggunakan data berupa identitas NIK orang lain ke pembeli di luar negeri, kebanyakan ke Tiongkok," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto, Selasa (30/4).


Sunarto menjelaskan, enam anak buah NOF bertugas mengekstrak file zip akun WA yang dijual penjual dan kemudian mengubah file ke format TXT. Akun itu dijual kembali ke luar negeri seharga ratusan ribu rupiah.

Dari aktivitas ilegal tersebut, para tersangka bisa menjual kurang lebih 50 ribu akun WA dengan omset rata-rata Rp5 juta per hari. NOF membayar upah anak buahnya Rp3 juta per bulan per orang.


"Tersangka mendapatkan keuntungan ratusan juta per bulan karena anak buahnya dibayar murah," kata Sunarto.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 27 ayat (2) dan atau Pasal 35 juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik sebagaimana diubah dengan UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Di dalam aturan itu, mereka terancam dikurung selama 12 tahun penjara.

Penjelasan Polisi Soal Surat Tilang Dikirim Lewat WhatsApp, Catat Lima Lima Nomor Mengirim Pesannya Berikut Ini
Penjelasan Polisi Soal Surat Tilang Dikirim Lewat WhatsApp, Catat Lima Lima Nomor Mengirim Pesannya Berikut Ini

Uji coba penerapan surat tilang dikirim melalui aplikasi WhatsApp ini menggunakan lima nomor khusus.

Baca Selengkapnya
Kronologi Pemuda Bekasi Jual Video Porno Anak Lewat Aplikasi, Dihargai Rp150-200 Ribu
Kronologi Pemuda Bekasi Jual Video Porno Anak Lewat Aplikasi, Dihargai Rp150-200 Ribu

Polisi menemukan akun @balapca yang ternyata menjual konten video porno anak-anak.

Baca Selengkapnya
Usai Tangkap Pemilik Akun @calonistri7160, Polisi Buru Pemilik Akun @rifanariansyah yang Juga Ancam Tembak Anies
Usai Tangkap Pemilik Akun @calonistri7160, Polisi Buru Pemilik Akun @rifanariansyah yang Juga Ancam Tembak Anies

Sejauh ini sudah ada dua akun yang diduga melakukan pengancaman terhadap Anies.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Polisi Buru Pemilik Akun Facebook ‘Icha Shakila’ Dalang Dibalik Kasus Ibu Lecehkan Anak
Polisi Buru Pemilik Akun Facebook ‘Icha Shakila’ Dalang Dibalik Kasus Ibu Lecehkan Anak

“Sedang didalami (pemilik akun ‘Icha Shakila’). Iya (sedang diburu),” kata Kombes Pol Ade

Baca Selengkapnya
Lewat Jalur Meja Hijau, Aiman Witjaksono Minta Ponsel dan Akun IG Dikembalikan Polisi
Lewat Jalur Meja Hijau, Aiman Witjaksono Minta Ponsel dan Akun IG Dikembalikan Polisi

Selain Handphone, akun Instagram, SIM Card, dan E-mail milik Aiman juga disita oleh penyidik

Baca Selengkapnya
Akun Facebook Diperiksa Polisi, Pegi Setiawan Batal Jalani Tes Kebohongan
Akun Facebook Diperiksa Polisi, Pegi Setiawan Batal Jalani Tes Kebohongan

Dalam kesempatan itu, Kartini, ibu kandung Pegi Setiawan menjenguk dan membawa makanan favorit anaknya.

Baca Selengkapnya
Komplotan Pemalsu SIM di Jakarta Selatan Terbongkar, Dua Pelaku Ditangkap
Komplotan Pemalsu SIM di Jakarta Selatan Terbongkar, Dua Pelaku Ditangkap

Kasus pemalsuan dokumen berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan. Dua orang tersangka atas nama TN (32) dan PRA (21) ditangkap.

Baca Selengkapnya
Polisi Tangkap Pemilik Akun TikTok Lain yang Ancam Tembak Anies, Sosoknya Pemuda Asal Jember
Polisi Tangkap Pemilik Akun TikTok Lain yang Ancam Tembak Anies, Sosoknya Pemuda Asal Jember

Polisi menangkap seorang pelaku inisial AWK (23) diduga pelaku ancaman penembakan Anies Baswedan.

Baca Selengkapnya
Jaga Barang Bukti, Polisi Ubah Password Email dan Instagram Aiman Witjaksono
Jaga Barang Bukti, Polisi Ubah Password Email dan Instagram Aiman Witjaksono

Menurut dia, diubahnya kata sandi IG dan email milik Aiman Witjaksono bukan berarti penyidik menggunakan untuk hal yang tidak berkaitan.

Baca Selengkapnya