Komplotan rampok asal Palembang diringkus, satu pelaku tewas ditembak
Merdeka.com - Anggota Polda Metro Jaya meringkus tiga terduga pelaku perampokan yang telah beraksi di sembilan tempat. Awalnya polisi menangkap empat orang tapi salah satu tersangka atas nama Hendri (31) melakukan perlawanan dan ditembak hingga tewas.
Direktur Reskrimum Kombes Pol Nico Afinta mengatakan, aksi terakhir para komplotan ini terjadi pada 22 September lalu di Jalan Kelapa Dua Wetan RT 07 RW 04 di depan RM Agnes Kelurahan Kelapa Dua Wetan Ciracas Jakarta Timur. Para pelaku melakukan aksi pencurian dengan kekerasan dan mengambil uang korban Rp 30 juta.
"Kami mengungkap kasus perampokan ada tiga tersangka. Tersangka Hendri ditembak karena melawan, dia ini kaptennya. Mereka mengambil uang Rp 30 juta," ujar Nico dalam di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/10).
Tiga tersangka yang diringkus yaitu Jonson, Nopi, dan Egal. Menurut Nico, ketiganya merupakan kelompok Palembang, Sumatera Selatan.
Pada November 2016, aksi komplotan ini juga berlangsung di Cileungsi dan merampas uang korban Rp 15 juta. Modus pelaku mengikuti nasabah bank yang telah menarik sejumlah uang.
"Mereka mengikuti dan mengamati. Menggemboskan (roda kendaraan). Kami sita ada senpi, pisau lipat dan barang bukti lainnya," kata Nico.
Berdasarkan keterangan para tersangka, senpi dibeli dengan harga Rp 5 juta. "Dan kami mendalami senpi rakitan bukan organik," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya