Kode-kode rahasia para pejabat saat lakukan korupsi

Rabu, 17 Oktober 2018 06:33 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Kode-kode rahasia para pejabat saat lakukan korupsi bupati bekasi neneng hasanah yasin. ©istimewa

Merdeka.com - KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Dalam kasus tersebut terungkap kode rahasia untuk menyamarkan identitas-identitas yang terkait.

Rupanya kode-kode rahasia itu bukan yang pertama pada kasus korupsi. Sejumlah kode sempat digunakan para pejabat dalam kasus korupsi lainnya. Apa saja kode-kode tersebut? Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Kode Tina Toon

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. ©Liputan6.com/Fachrur Rozie

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus suap perizinan proyek kota terencana Meikarta di Cikarang. Pada kasus tersebut Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin telah ditetapkan sebagai tersangka. Fakta baru terungkap, ada kode 'Tina Toon' dalam praktik suap itu.

"Untuk kode Tina Toon, sudah teridentifikasi orang yang dimaksud, yaitu pejabat setingkat Kasi atau Kabid di Pemkab Bekasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (16/10/2018).

2 dari 4 halaman

Apel Washington dan Apel Malang

angelina Sondakh. merdeka.com/Imam Buhori

Pada kasus suap proyek Wisma Atlet Jakabaring, Palembang terungkap kode rahasia yang digunakan oleh Angelina Sondakh dan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri, Mindo Rosalina Manulang. Angie dan Mindo menggunakan kode Apel Washington dan Apel Malang.

Kode Apel Washington disebut untuk suap uang dalam kurs dolar Amerika Serikat. Sementara Apel Malang digunakan untuk uang suap yang diberikan dalam kurs rupiah.

3 dari 4 halaman

Ahok

Patrialis Akbar ditahan KPK. ©2017 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Kode rahasia juga digunakan dalam kasus suap yang melibatkan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar. Pada kasus tersebut muncul kode Ahok yang digunakan untuk mengganti nama Basuki Hariman.

Basuki Hariman merupakan pemberi suap terhadap Patrialis Akbar terkait judicial review UU 41/2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan.

4 dari 4 halaman

Santri

fahd a rafiq resmi ditahan KPK. ©2017 Merdeka.com/yunita

Berbagai kode digunakan para koruptor untuk menyamarkan identitasnya saat melakukan korupsi. Salah satunya kasus korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama.

Pada kasus tersebut, para koruptor menggunakan kode santri sebagai pengganti dari tiga nama politikus Golkar yaitu Fahd El Fouz, Zulkarnaen, dan Dendy Prasetia. Tiga orang itu bertugas memengaruhi pejabat kemenag dalam lelang proyek. [has]

Baca juga:
Kasus suap Lapas Sukamiskin, KPK periksa Dirjen Pemasyarakatan
KPK kembali periksa Bupati Lampung Selatan terkait suap infrastruktur
Bertopi Malang Beach Festival, Bupati Rendra Kresna jalani pemeriksaan di KPK
Ekspresi Eddy Sindoro saat resmi ditahan KPK usai menyerahkan diri

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini