Kisah Ojol Gagalkan Pencurian Motor di Cakung, Pelaku Disebut Gemetar saat Tepergok

Berkat aksinya itu, kini ia diganjar penghargaan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Suheri.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Kisah Ojol Gagalkan Pencurian Motor di Cakung, Pelaku Disebut Gemetar saat Tepergok
Kisah Ojol Gagalkan Pencurian Motor di Cakung, Pelaku Disebut Gemetar saat Tepergok (Merdeka.com)

Seorang pengemudi ojek online (ojol), Rahmat Fauzi, menggagalkan aksi pencurian sepeda motor curian di wilayah Cakung, Jakarta Timur. Satu orang pelaku pencurian berhasil ditangkap polisi.

Berkat aksinya itu, kini ia diganjar penghargaan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Suheri. Menurutnya, Fauzi sebagai salah satu anggota Ojol Kamtibmas dinilai sigap, berani, dan peduli terhadap keamanan lingkungan.

Fauzi menerangkan, kejadian berawal saat mengantar penumpang di kawasan Cakung. Sorotan matanya tertuju pada satu unit motor yang tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor. Apalagi, kunci di setang tak sesuai merek motornya.

"Jadi kronologinya itu saya lagi bawa customer anak sekolah, terus nggak lama di sebelah kiri saya dia nyalip motor baru. Cuma kok motor baru disetut gitu. Saya perhatiin lagi, nggak ada nomor pelat di belakang," kata dia kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (3/11).

"Saya pastiin sama yang punya motor itu, loh saya lihat di kunci kontaknya tapi kunci kontaknya yamaha. Kan ketahuan lah kalau motor yang tahu bedanya kunci honda sama yamaha," sambung dia.

Ia langsung menaruh curiga. Setelah menurunkan penumpang, ia membuntuti pengendara itu diam-diam.

"Saya buntutin itu orang sampai muter dia ke putaran Cakung," ujar dia.

Pelaku rupanya menyadari sedang dibuntuti. Tak lama, pelaku berbelok mendadak ke arah pabrik di kawasan Tanah Merah.

Saat itu, Fauzi juga mengikuti dan mendekati pelaku untuk bertanya asal-usul sepeda motor. Ia meyakini ada yang tak beres.

"Kayaknya dia ngelihat saya diikutin. Tadinya lurus terus, beloknya langsung mendadak. Saya juga belok, nggak lama si pelaku ini berhenti di depan PT gitu ngobrol sama satpam di situ. Saya samperin, terus pastikan nanya-nanya ini motor siapa. Oh motor orang, siapa, pokoknya logatnya mencurigakan," ucap dia.

Rahmat sempat memeriksa motor tersebut. Saat diminta membuka jok, pelaku berdalih tidak punya kuncinya.

Padahal, Rahmat sempat melihat kunci menempel di motor saat di jalan. Pelaku terlihat gugup dan panik ketika diminta menunjukkan surat-surat kendaraan.

Tak lama kemudian, pelaku mengaku hendak mengambil surat ke Tanah Merah dan meminta temannya datang.

"Dia diam kayak panik, terus ini motor siapa. Dia udah gemetar gimana gitu, terus coba tunjukin surat-suratnya. Terus disuruh ikut ke Tanah Merah, ngapain kan ada WA. Jadi dia nelepon ke temannya, minta ikut," ujar dia.

Rahmat segera menghubungi kepolisian terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut. Tak lama kemudian, polisi berhasil menangkap satu orang pelaku di kawasan Kelapa Gading.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Suheri menjelaskan, Penghargaan itu juga menjadi bagian dari program Ojol Kamtibmas yang sebelumnya dicanangkan Kapolri di Monas.

"Yang mana mitra ojol ini sebagai mitra polri dalam hal menjaga keamanan, ketertiban, dan juga bisa sebagai mitra pencegahan kejahatan," ucap dia.

Asep menerangkan, Rahmat sebagai Ojol Kamtibmas di wilayah Jakarta Timur berhasil menggagalkan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan polisi hingga pelaku berhasil ditangkap.

"Ini sungguh apresiasi yang luar biasa dari kami pihak kepolisian kepada rekan-rekan ojol kamtibmas. Khususnya pada bapak rahmat yang sudah membantu kami mengungkap kejahatan," ucap dia.

Dia berharap, ke depan semakin banyak masyarakat yang aktif menjadi mitra polisi dalam mencegah kejahatan di lingkungan masing-masing.

"Tentunya ini suatu hal yang baik untuk kita semua dalam hal pencegahan kejahatan ini bisa dilakukan oleh siapa saja. Seluruh elemen masyarakat adalah mitra polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan dalam menjaga wilayahnya," ucap dia.

Rekomendasi