Kisah Marinir AS masuk Islam saat bertugas di Irak

Sabtu, 20 Juni 2015 04:10 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Kisah Marinir AS masuk Islam saat bertugas di Irak Ibrahim Abdel. ©huffingtonpost.com

Merdeka.com - Setiap orang memiliki pilihan dalam hidup, termasuk soal memilih agama. Seperti kisah anggota Marinir Amerika Serikat bernama Anthony Hibah Vance.

Anthony Hibah Vance besar di lingkungan keluarga dengan beragama Katolik. Kendati begitu, rasa keinginannya mengenal Islam sudah terlihat sejak kecil.

Keinginannya terwujud usai bertugas di Irak. Saat bertugas di negara yang penduduknya mayoritas Muslim itulah Anthony Hibah Vance menjadi muallaf alias Muslim.

Anthony Hibah Vance pun mengganti namanya menjadi Abdel Wahed Mohamed. Padahal, kedua orangtua Abdel diketahui merupakan seorang Katolik.

Ayahnya asal Amerika dan ibunya dari Panama. Dia dibaptis dan dibesarkan sebagai seorang Katolik.

Orangtuanya bercerai ketika dia masih remaja, dan ayahnya menjadi seorang Saksi Yehuwa. Konversi menyebabkan ayahnya pensiun dari militer AS setelah 13 tahun mengabdi.

Meskipun besar dalam asuhan Kristen, namun rasa ingin tahu tentang Islam, Abdel sejak masa kecil sudah terlihat saat dirinya tinggal di Kansas, AS, bersama kedua orangtuanya. Terlebih, saat itu Abdel memiliki dua orang teman beragama Islam, asal Afghanistan.

Di sekolah, Abdel pun belajar antropologi untuk lebih mengenal tentang agama dan budaya yang berbeda. Akan tetapi akhirnya dia memilih bergabung dengan militer. Hingga akhirnya dia mendapat tugas ke Irak.

Di Irak, Abdel merasa pengetahuan Islamnya semakin bertambah. Di negara tersebut Abdel merasa bisa memperkuat imannya. "Jantung dunia Islam," kata Abdel. [gil] SELANJUTNYA

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Ramadan 2015
  3. Kisah Mualaf
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini