Viral Rekaman Terakhir Kali Helikopter PK-CFX Mengangkasa, Terbang Rendah Sebelum Jatuh di Sekadau Kalbar
Dalam video itu, helikopter yang semula berada pada ketinggian, tiba-tiba saja terlihat terbang rendah di antara pohon-pohon yang tinggi.
Sebuah video ramai di media sosial yang menyebutkan rekaman detik-detik helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air alami kendala sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.
Diketahui, dalam insiden yang terjadi pada Kamis, 16 April 2026 ini telah memakan korban jiwa sebanyak delapan orang.
"Rekaman warga memperlihatkan detik-detik helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air mengalami kendala saat melintas sebelum akhirnya jatuh dan hancur di wilayah Sekadau, Kamis 16 April 2026," tulis akun @pinyuhberbagi seperti dikutip merdeka.com, Sabtu (18/4).
"Dalam insiden tragis tersebut, seluruh penumpang dan pilot dilaporkan tutup usia ditempat. Peristiwa ini menjadi perhatian luas setelah video kejadian beredar di masyarakat," sambungnya.
Dalam video itu, helikopter yang semula berada pada ketinggian, tiba-tiba saja terlihat terbang rendah di antara pohon-pohon yang tinggi.
Setelahnya, helikopter itu pun langsung tidak terlihat setelah terbang semakin rendah. Akan tetapi, tidak terdengar adanya suara ledakan pada video tersebut.
Evakuasi Terkendala Cuaca
Titik jatuh helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau mulai terungkap. Tim SAR gabungan menduga lokasi kecelakaan teridentifikasi setelah melakukan pemantauan dari udara. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, menyatakan bahwa indikasi kuat terlihat dari udara.
"Terlihat adanya puing-puing diduga bagian dari helikopter," ujarnya, Kamis malam (16/4). Namun, medan yang terjal dan hujan deras menghambat langkah tim untuk mencapai lokasi. Evakuasi belum dapat dilakukan segera demi keselamatan personel yang terlibat.
Kendala Evakuasi
"Kendala cukup berat. Lokasi perbukitan, cuaca hujan," kata Junetra. Operasi pencarian akan dilanjutkan pada Jumat pagi dengan strategi gabungan darat dan udara. Tim dari Sintang akan bergerak terlebih dahulu, diikuti oleh tambahan personel dari Pontianak. Helikopter PK-CFX sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB di kawasan Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman. Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan menuju Pontianak.
Sampai saat ini, kondisi Helikopter PK-CFX beserta enam penumpangnya belum diketahui. Tim SAR memastikan bahwa pencarian akan terus dilakukan secara maksimal.
Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi mengenai perkembangan situasi ini. Upaya pencarian ini sangat penting demi keselamatan semua pihak yang terlibat dan untuk memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu kabar.