Kantor SAR Padang, Sumatera Barat, mengerahkan personel untuk mencari seorang petani bernama Darusalam yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Bomas, Sungai Pagi, Solok Selatan (Solsel). Petani berusia 49 tahun tersebut tidak kembali ke rumah setelah pergi ke ladang kopi miliknya pada Jumat siang, 10 Oktober.
Kekhawatiran keluarga memuncak ketika Darusalam tidak kunjung pulang hingga pukul 18.00 WIB, memicu upaya pencarian awal oleh warga setempat. Setelah pencarian semalaman tidak membuahkan hasil, keluarga kemudian menghubungi pihak berwenang untuk meminta bantuan.
Tim gabungan dari Unit Siaga SAR Solsel, TNI, Kepolisian, BPBD, dan puluhan warga segera melakukan operasi pencarian. Berkat kerja keras dan koordinasi yang baik, Darusalam akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu sore, 11 Oktober, sekitar dua kilometer dari titik hilangnya.
Advertisement
Advertisement
Darusalam, seorang petani berusia 49 tahun yang tinggal di Sungai Durian, Bomas, Sungai Pagu, Solsel, berangkat menuju ladangnya pada Jumat siang sekitar pukul 15.00 WIB. Tujuannya adalah untuk merawat tanaman kopi yang menjadi mata pencahariannya sehari-hari.
Namun, hingga petang menjelang, Darusalam tidak kunjung kembali ke rumah. Pukul 18.00 WIB, keluarga mulai cemas dan berupaya mencari Darusalam di sekitar ladang dan hutan bersama beberapa warga setempat.
Pencarian mandiri yang dilakukan oleh keluarga dan warga tidak membuahkan hasil hingga malam hari. Kondisi ini kemudian mendorong keluarga untuk melaporkan hilangnya Darusalam kepada pihak berwenang, termasuk personel BPBD Solsel, yang kemudian menghubungi Unit Siaga SAR Solsel untuk bantuan.
Advertisement
Advertisement
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Padang segera mengambil tindakan. Kepala SAR Padang (SAR Mission Coordinator) Abdul Malik menyatakan, "Tadi siang sekitar pukul 14.05 telah dikerahkan Unit Siaga Solsel dengan enam personel menuju lokasi kejadian."
Tim Unit Rescue Siaga Solsel membutuhkan waktu kurang lebih satu jam untuk mencapai lokasi kejadian di kawasan hutan Bomas. Setibanya di lokasi, tim SAR langsung berkoordinasi dengan keluarga korban dan warga setempat yang sudah lebih dulu melakukan pencarian.
Operasi pencarian kemudian diperluas dengan melibatkan personel TNI, Kepolisian, dan BPBD Solsel, serta puluhan warga sekitar. Mereka menyisir area hutan yang luas, bertekad menemukan Darusalam secepat mungkin dalam kondisi selamat.
Advertisement
Advertisement
Setelah melakukan pencarian intensif selama kurang lebih tiga jam, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan Darusalam. Korban ditemukan dalam keadaan selamat, meskipun mungkin mengalami kelelahan dan dehidrasi setelah semalaman berada di hutan.
Lokasi penemuan Darusalam berada pada jarak sekitar dua kilometer dari titik terakhir ia dilaporkan terlihat atau titik hilangnya. Penemuan ini menjadi kabar baik yang sangat melegakan bagi keluarga dan seluruh tim pencari.
Setelah ditemukan, Darusalam langsung dievakuasi oleh petugas gabungan dari lokasi penemuan. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan kondisi korban tetap stabil hingga dapat kembali berkumpul dengan keluarganya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews