Kisah Ciputra, Dari Jual Kalong & Kopi Sampai Jadi Konglomerat

Rabu, 27 November 2019 07:22 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Kisah Ciputra, Dari Jual Kalong & Kopi Sampai Jadi Konglomerat Ciputra. ciputra.com

Merdeka.com - Dunia properti Indonesia tengah berduka. Pendiri Ciputra Group, Ciputra meninggal dunia di Singapura, Rabu (27/11).

Konglomerat Ciputra punya banyak kisah sukses yang patut diteladani. Karirnya dimulai dari berjualan kopi sejak masih usia dini.

1 dari 4 halaman

Sejak Kecil Ciputra Sudah Jualan

Ciputra pernah bercerita, dia mengajak anak muda untuk mau memulai belajar usaha. Semasa kecil, dirinya sudah mulai menanamkan jiwa kewirausahaan.

"Waktu SD mulai menjual barang, berburu, membuat kopi dari daun lalu saya jual, waktu SMP berburu kalong saya jual, saat universitas membuat design perabot, saya jual memang keinginan itu sudah ada, harus percaya diri, berani ambil risiko itu saja," ujar Ciputra saat acara 'Launching Pembelajaran Online Tumbuh 100 kali' di DBS Tower, Jakarta, 17 Februari 2014 lalu.

2 dari 4 halaman

Ciputra: Bakat Saja Tidak Cukup

Dengan menanamkan tiga hal penting dalam berbisnis yaitu keinginan, semangat dan berani ambil risiko, menurut Ciputra, dijamin kesuksesan akan datang setelahnya. Dia menegaskan menjadi seorang wirausaha bukan hanya mengandalkan bakat.

"Memang jiwa entrepreneur harus mempunyai bakat tapi kalau bakat doang tidak cukup, kalau bakat itu beda, kan bakat itu nyanyi atau melukis sebab enterprenuer itu adalah sebuah ilmu kehidupan," jelas Ciputra.

3 dari 4 halaman

Ciputra: Seminar Itu Penting

Ciputra juga meminta pelaku usaha muda untuk aktif mengikuti seminar-seminar kewirausahaan untuk memperluas jaringan.

"Sampai sekarang banyak orang sukses, saya pelajari kenapa sukses, apa kuncinya. Contoh Martha Tilaar, Dahlan Iskan jadi harus analisa terus," ungkapnya.

4 dari 4 halaman

Ciputra Meninggal di Singapura

Ciputra meninggal dunia di usia 88 tahun. Kini Jenazahnya masih diurus kepulangannya di Singapura.

Rencananya, dari Singapura, Ciputra akan dibawa lebih dulu ke rumah duka di Pondok Indah. Kapan akan dimakamkan, masih dibahas pihak keluarga.

"Karena butuh waktu," kata Direktur Ciputra Development Tulus Santoso saat dihubungi merdeka.com. [rnd]

Baca juga:
Pengusaha Properti Ciputra Meninggal Dunia
Prinsip Adil, Benar dan Jujur dari Ciputra dan Cara Menghadapi Kegagalan Usaha
Sri Mulyani Soal Ciputra: Kita Kehilangan Tokoh yang Tak Hanya Sekedar Kejar Profit
Menteri Hingga Pengusaha Properti Beri Penghormatan pada Ciputra di Munas REI
Kisah Ciputra, Bangun Kerajaan Bisnis Properti di Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini