Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah begal dari Lampung mau sukses di Jakarta sampai bunuh 2 orang

Kisah begal dari Lampung mau sukses di Jakarta sampai bunuh 2 orang Ilustrasi Curanmor. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Banyak cara yang dilakukan setiap orang jika ingin menjadi orang sukses di Jakarta. Bahkan, tidak sedikit orang nekat mengambil jalan pintas untuk bertahan hidup di ibu kota dengan mencuri motor dengan kekerasan atau biasa disebut begal.

Seperti yang dilakukan Serbo alias Abu (22). Abu pelaku begal asal Lampung Utara tersebut mengaku awal mula dirinya mencari peruntungan di ibu kota dengan menjadi buruh pabrik. Namun, nahas dirinya harus menerima PHK dari tempatnya bekerja.

Merasa sakit hati dan putus asa, Abu akhirnya memilih jalan pintas dan menjadi begal motor di jalanan untuk meraih cita-citanya menjadi orang sukses di ibu kota.

"Saya ke Jakarta dari Lampung dari tahun 2013. Awalnya saya kerja di Jakarta, lalu di pecat dan kerja di pabrik di wilayah Bogor, di sana saya dipecat dan enggak kerja lagi," ujar Abu kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (27/2).

Saat menganggur, Abu mendapat tawaran dari seorang kawannya yang lebih dulu menjadi begal motor di Kota Metropolitan. Tak berpikir panjang, Abu kemudian langsung menerima tawaran tersebut dan menjadi salah satu anggota komplotan begal asal Lampung akhir Oktober 2014.

"Saat itu saya di telepon oleh teman, untuk melakukan kejahatan, lalu dikenalin sama teman-temannya. Biasanya beraksi 2 orang kalau mau ngambil motor, satu orang mengambil kunci motor dan yang di belakang eksekusi. Saya ikut membunuh dengan senjata tajam, bukan hanya menyaksikan. Korban saya tusuk di bagian tulang rusuk," paparnya.

Sosok Abu pun berubah menjadi sosok sadis dan tak kenal pandang bulu terhadap korbannya. Abu mengaku selama menjadi anggota begal Lampung, dirinya telah membunuh 2 orang korban.

"Kalau gerak menggunakan senjata tajam maupun senjata api. Saya 2 kali membunuh korban, satu orang saat begal mobil dan satu orang lagi pas waktu begal motor," katanya.

Dia mengaku tidak mengenali kelompok begal yang kerap beraksi diwilayah Depok, Jawa Barat, walaupun dirinya pernah melakukan kejahatan jalan di Depok.

"Enggak ada yang kenal pelaku (begal) Depok, saya hanya kenal dengan kelompok saya saja," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP