Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kirim ganja via paket pos, pedagang kaki lima masuk bui

Kirim ganja via paket pos, pedagang kaki lima masuk bui ganja. merdeka.com/Abi Sumandoyo

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut mengungkap praktik pengiriman ganja ke sejumlah daerah melalui paket pos. Seorang pria ditangkap setelah berulang kali berhasil melakukan pengiriman menggunakan modus itu.

Pria yang ditangkap berinisial Z (30). Selaian menggeluti bisnis ganja, warga Sunggal, Medan ini juga diketahui sebagai pedagang pakaian kaki lima.

"Tersangka Z kita tangkap Jumat (17/2). Pelaku kita ketahui mengirimkan 3 Kg ganja, menggunakan paket pos udara dari subagen di daerah Sunggal," kata AKBP Agus Halimudin, Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, Sabtu (18/2).

Z diketahui sudah berulang kali mengirimkan ganja ke daerah lain. Dia di antaranya berhasil memaketkan narkotika tanaman itu ke Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Bali, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

"Saat ditangkap, dia akan mengirim 3 paket pos berisi ganja ke Sidoarjo, Surakarta, dan Semarang. Masing-masing paket berisi 1 Kg ganja," jelas Agus.

Dalam pengiriman ganja via pos ini, Z menyamarkan paketnya dengan kapas kemudian dibalut kain. "Setelah itu dilapis lagi dengan handuk. Dia menyatakan paket itu beriai sweater," imbuhnya.

Di kediaman Z, petugas BNNP Sumut menemukan gunting, lakban serta kertas bungkus ganja. "Pelaku mengaku membeli ganja itu dari sesorang yang baru dikenalnya," sebut Agus.

Petugas masih mengembangkan kasus ini. Z diperiksa lebih lanjut untuk mengungkap pemasok ganja dan jaringan lainnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP