Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketinggalan pesawat, 7 TKW Sumba terlantar di Bandara Ngurah Rai

Ketinggalan pesawat, 7 TKW Sumba terlantar di Bandara Ngurah Rai Tkw terlantar. ©2017 Merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Sejak Sabtu (3/6) malam, tujuh calon tenaga kerja wanita (TKW) asal Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terlantar di Bandara International Ngurah Rai Bali. Ketujuh calon TKW ini rata-rata masih berusia belasan tahun.

"Mereka terlantar di Bandara International Ngurah Rai karena ketinggalan pesawat. Untuk sementara mereka diamankan di Polsek KP3 Bandara International Ngurah Rai," kata Kepala Satgas Flobamora-Bali, Marthen Rowa Kasedu, saat mendampingi ketujuh calon TKW yang terlantar ini, Minggu (4/6).

Dalam pemeriksaan di Polsek KP3 Bandara International Ngurah Rai, diketahui dokumen para pekerja ini lengkap. Mereka direkrut PT Hadi Jaya, Lembaga Penyalur Pekerja Rumah Tangga yang beralamat di Sekupang, Batam.

Tujuh TKW ini ternyata tidak memahami proses transit dan keluar dari areal transit sehingga ketinggalan pesawat. Sementara itu, PT Hadi Jaya mengaku siap bertanggung jawab atas tujuh pekerja yang terlantar di Bandara International Ngurah Rai Bali ini.

"Petugas kami akan datang dari Jakarta untuk menjemput mereka di Bali," kata Koordinator Wilayah Sumba Barat Daya, PT Hadi Jaya Rofinus Kuri saat dihubungi via telepon.

Rofinus mengaku heran tujuh TKW tersebut ketinggalan pesawat. Sebab dari tujuh TKW itu, dua di antaranya sudah lama bekerja di Batam dan lima lainnya calon pekerja baru.

"Seharusnya di Bandara International Ngurah Rai, mereka menuju tempat transit. Tetapi yang terjadi, malah mereka menuju pintu ke luar. Akhirnya mereka ketinggalan pesawat," jelas Rofinus dan memastikan Minggu ini (4/6) diberangkatkan menuju Jakarta. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP