Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kesal Utang Susah Ditagih, Kades di Pinrang Ajak 2 Temannya buat Onar di RS & Pukuli Penjaga Pasien<br>

Kesal Utang Susah Ditagih, Kades di Pinrang Ajak 2 Temannya buat Onar di RS & Pukuli Penjaga Pasien

Saat ini, kades dan dua rekannya sudah ditangkap.



Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pinrang mengamankan tiga orang pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang warga bernama Rustam (53). Dari tiga orang diamankan, salah satunya menjabat sebagai kepala desa.

Kasatreskrim Polres Pinrang Inspektur Satu Akhmad Rizal mengatakan tiga orang diamankan kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Rustam yakni Herdianto alias Deddi (38), Andi Mallangarang alias Atto (43), dan Samundin (53) yang merupakan Kepala Desa Kaballangge.

Ketiga pelaku kita amankan Senin dini hari sekitar pukul 02.30 Wita, di Jalan Bingang, Kelurahan Maccorawalie, Kecatan Watang Sawitto oleh Unit Resmob."
Kata Kasatreskrim melalui WhatsApp, Rabu (13/9).

@merdeka.com

Kronologi Kejadian


Akhmad menjelaskan, kronologi berawal saat korban bersama istrinya datang ke Kabupaten Pinrang untuk pemakaman salah satu keluarganya. Usai pemakaman tersebut, istri korban tiba-tiba sakit dan dirawat di Rumah Sakit Aisyah St Khadijah.

"Saat menjaga istrinya yang sedang sakit, korban mendapatkan telepon dari seseorang. Penelepon tersebut meminta korban untuk menemuinya," ungkap Kasat Reskrim.

Saat keluar dari kamar inap RS Aisyah St Khadijah, korban langsung dianiaya pelaku bernama Deddi, disusul dua pelaku lainnya yakni Sumandin dan Atto juga turut mengeroyok dan menganiaya korban.

Kesal Utang Susah Ditagih, Kades di Pinrang Ajak 2 Temannya buat Onar di RS & Pukuli Penjaga Pasien

Pelaku langsung menganiaya pelapor dengan meninju sebanyak satu kali. Saat korban menunduk, diduga dua pelaku lainnya turut menganiaya," tuturnya.

Saat dikeroyok tersebut, datang Kanitreskrim Polsek Duampanua, Aipda Lispongo yang juga berada di RS Aisyah St Khadijah untuk membantu korban. Saat itulah, ketiga pelaku langsung pergi meninggalkan.

"Korban ini sebelumnya menerima telepon dari Aipda Lispongo untuk bertemu. Tapi saat hendak menemui Aipda Lispongo, korban tiba-tiba dianiaya oleh para pelaku," bebernya.

Akibat penganiayaan tersebut, Rustam mengalami luka pada pelipis dan punggung. Rustam juga sudah ke bagian UGD RS Aisyiah St Khadijah untuk melakukan visum.

"Usai visum korban langsung melapor ke Polres Pinrang ditemani oleh Aipda Lispongo," sebutnya. 


Terkait motif, Akhmad menduga akibat utang piutang. Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku menganiaya dan mengeroyok korban dikarenakan sulit dihubungi saat ditagih utangnya.

"Dugaan sementara motifnya itu korban memiliki utang terhadap pelaku. Pelaku diduga emosi karena korban sulit dihubungi saat ditagih utangnya," ucapnya.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti diserahkan kepada penyidik Polres Pinrang guna proses hukum lebih lanjut.

Terungkap, Menantu Dibunuh Mertua di Pasuruan Ternyata Mahasiswi UT Unair
Terungkap, Menantu Dibunuh Mertua di Pasuruan Ternyata Mahasiswi UT Unair

Ibunda korban meminta agar pelaku dihukum seberat - beratnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
ASN Kelurahan Kelapa Gading Barat Paksa PPSU Utang ke Pinjol untuk Diri Sendiri
ASN Kelurahan Kelapa Gading Barat Paksa PPSU Utang ke Pinjol untuk Diri Sendiri

Kasie di Kelurahan Kelapa Gading Barat ini juga memaksa 100 PPSU lainnya. Mereka pun mengaku tak bisa menolak karena hal itu merupakan perintah atasan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Tahanan Polres Pandeglang Tewas Tergantung, Terakhir Menangis Minta Uang pada Keluarga
Tahanan Polres Pandeglang Tewas Tergantung, Terakhir Menangis Minta Uang pada Keluarga

Seorang tahanan kasus tindak pidana penjualan orang (TPPO) berinisial BC (23) ditemukan tewas di sel tahanan Polres Pandeglang, Selasa (4/7). Keluarga diberi t

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Kesaksian Tetangga Dengar Teriakan 'Tolong' di Kamar Indekos Remaja Tamansari Berlumuran Darah
Kesaksian Tetangga Dengar Teriakan 'Tolong' di Kamar Indekos Remaja Tamansari Berlumuran Darah

Ketua RT setempat, Iyung (65) mengatakan korban sudah tinggal bersama pacarnya selama kurang lebih empat bulan lamanya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pelaku Mutilasi di Sleman Ditangkap, Korban Dibunuh di Indekos
Pelaku Mutilasi di Sleman Ditangkap, Korban Dibunuh di Indekos

Hasil pemeriksaan sementara berdasarkan potongan tubuh yang ditemukan, korban mutilasi berjenis kelamin laki-laki.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pelaku Mutilasi di Sleman Buang Potongan Tubuh Korban di Lima Lokasi
Pelaku Mutilasi di Sleman Buang Potongan Tubuh Korban di Lima Lokasi

Kedua pelaku membuang dua potongan telapak kaki korban dan pergelangan tangan sebelah kiri di Jembatan Kelor.

Baca Selengkapnya icon-hand
Baru Dipadamkan, Karhutla Kembali Kepung Tol Palindra hingga Ganggu Pengendara
Baru Dipadamkan, Karhutla Kembali Kepung Tol Palindra hingga Ganggu Pengendara

Belum diketahui berapa luasan lahan yang terbakar.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kisah Perjuangan Ade Arya Koswara, Pantang Menyerah Enam Kali Gagal Tes Akhirnya Berhasil Jadi TNI
Kisah Perjuangan Ade Arya Koswara, Pantang Menyerah Enam Kali Gagal Tes Akhirnya Berhasil Jadi TNI

Kegigihan Ade mengikuti seleksi mengantarkannya menapaki mimpinya tersebut.

Baca Selengkapnya icon-hand
Berhalusinasi saat Demam Tinggi, Pasien Tabrak Pintu Kaca Lalu Terjun dari Lantai Dua RSUD SK Lerik Kupang
Berhalusinasi saat Demam Tinggi, Pasien Tabrak Pintu Kaca Lalu Terjun dari Lantai Dua RSUD SK Lerik Kupang

Suasana RSUD SK Lerik Kota Kupang, Rabu (13/12) pagi, mendadak heboh saat seorang pasien tiba-tiba berlari menabrak pintu kaca lalu terjun dari lantai dua.

Baca Selengkapnya icon-hand