Kesal Tak Dipinjami Uang, Kliwon Bunuh IRT Saat Suami Salat Jumat

Minggu, 25 Juli 2021 14:01 Reporter : Irwanto
Kesal Tak Dipinjami Uang, Kliwon Bunuh IRT Saat Suami Salat Jumat ilustrasi pembunuhan. sxc.hu

Merdeka.com - Warga Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Jaya, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, geger dengan adanya tindak pidana pembunuhan yang dialami seorang ibu rumah tangga Asmiana (38). Selang sehari kemudian, pelaku akhirnya ditangkap polisi.

Mayat korban pertama kali ditemukan suaminya tergeletak di rumah dengan kondisi banyak luka dan berlumuran darah, Jumat (23/7) siang. Saksi yang baru saja pulang Salat Jumat di masjid, kaget melihat pintu samping terbuka dan situasinya sepi tak seperti biasa.

Saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sehingga membuat massa berkerumun di rumahnya. Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan saksi membuat laporan resmi.

Penyidik menemukan fakta korban tewas akibat dibunuh. Hal itulah menjadi awal penyelidikan dan belum 24 jam petugas mengamankan pelaku bernama Kliwon (24) yang tinggal di Desa Tugu Harum atau bersebelahan dengan TKP.

Kasi Humas Polres OKU Timur, Iptu Edi Arianto mengungkapkan, tersangka yang mengenal dekat dengan korban datang dengan maksud meminjam uang. Hanya saja, dia sudah merencanakan menemui korban pada saat rumahnya sepi sehingga dapat melancarkan kejahatan jika pinjaman tidak diberikan.

"Pembunuhan sudah direncanakan dengan modus meminjam uang. Tersangka membunuh korban dengan cara menusuk pakai pisau karena tidak dipinjami uang," ungkapnya, Minggu (25/7).

Begitu korban tewas, tersangka mengobrak-abrik seisi rumah untuk mencari barang berharga. Alhasil, pelaku mendapatkan cincin kuningan permata merah, dua pasang anting dan kalung emas.

"Semua barang bukti diamankan penyidik saat penangkapan. Tersangka mengakui semua perbuatannya," kata dia.

Dalam kasus ini, tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman pidana seumur hidup atau hukuman mati sebagai sanksinya.

"Pembunuhan sudah terencana, dibuktikan dengan pengakuan tersangka dan barang bukti," pungkasnya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembunuhan
  3. Pencurian
  4. Ogan Komering Ulu
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini