Gara-gara tak terima anaknya dituduh mencuri, seorang pria di Yogyakarta mengamuk dan menembak dengan airsoftgun. Penembakan ini terjadi di Lapangan Minggiran, Kota Yogyakarta, Selasa (5/8) sore.
Kapolsek Mantrijeron Kompol Kusnaryanto mengatakan kejadian penembakan ini berawal dari pedagang layangan di daerah Lapangan Minggir menuduh seorang anak mencuri dagangannya. Tuduhan ini membuat bapak anak tersebut tak terima.
"Korban ini penjual layangan. Di daerah situ banyak anak-anak sering main layangan. Intinya, ada barang (dagangan) yang hilang. Terus dia (korban) seolah-olah menuduh anak pelaku," kata Kusnaryanto saat dihubungi, Selasa (5/8).
Kusnaryanto menceritakan tak terima dituduh mencuri, anak itu kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya pada sang bapak. Tak terima anaknya dituduh, bapak itu lalu mendatangi pedagang.
Saat datang, sang bapak sambil membawa airsoftgun. Airsoftgun ini kemudian ditembakkan pada pedagang layangan tersebut.
"Anaknya enggak terima dituduh mengambil barang dagangan korban. Terus dia lapor ke ayahnya. Ayahnya lalu mendatangi korban dan terus terjadilah penembakan itu," ungkap Kusnaryanto.
Advertisement
Kusnaryanto membeberkan pasca kejadian pihaknya langsung menangkap pelaku. Selain itu petugas kepolisian juga mengamankan airsoftgun yang dipakai pelaku saat kejadian.
"Iya (bawa) airsoftgun. Pelaku sudah diamankan. Barang bukti juga diamankan," urai Kusnaryanto.
Kusnaryanto menambahkan saat ini korban masih dalam perawatan di RS Pratama Kota Yogyakarta. Kasus penembakan dengan airsoftgun ini juga telah dilaporkan keluarga korban kepada pihak kepolisian.
"Korban dirawat di RS Pratama," tutup Kusnaryanto.