Keraton Surakarta Buka Suara soal Unggahan Putra Mahkota 'Nyesel Gabung Republik

Pihak keraton menilai unggahan tersebut dilakukan karena kecintaan Hamengkunegoro akan terhadap Indonesia.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Keraton Surakarta Buka Suara soal Unggahan Putra Mahkota 'Nyesel Gabung Republik
Unggahan Putra Mahkota Keraton Surakarta (merdeka)

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat buka suara soal unggahan Putra Mahkota KGPAA Mangkunegoro 'Nyesel Gabung Republik'.

Perwakilan Keraton Surakarta yang juga Pengageng Sasana Wilapa KPA (Kanjeng Pangeran Aryo) Dany Nur Adiningrat, mengatakan bahwa unggahan tersebut merupakan bentuk kritik untuk pemerintahan. Menurutnya, sebelum tulisan itu, Hamangkunegoro sempat mengunggah soal korupsi yng terjadi di PT Pertamina.

“Kita lihat postingan sebelumnya juga ya beliau menyoroti tentang BBM yang dioplos. Beliau memakai juga beberapa tahun terakhir dan merasa terbohongi juga. Ini memantik beliau, ini kritikan yang keras bagi pemerintah,” ujar Dany kepada wartawan.

Sebagai anak muda, lanjut dia, Hamangkunegoro terpantik untuk bersuara. Apalagi dirinya merupakan penerus Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

“KGPAA Hamangkunegoro itu merasa sebagai anak bangsa, sebagai calon penerus dari pemimpin Jawa, pemimpin keraton. Beliau itu keturunan pahlawan Paku Buwono (PB) X, PB VI, PB XII yang tentara juga. Dan keraton yang sumbangsih bagi negara tidak sedikit gitu bahkan, menyatakan bergabung ke republik,” katamya.

Dany memastikan jika Keraton Surakarta memiliki jiwa merah putih. Sehingga menurutnya, unggahan tersebut hanya ungkapan satire.

“Kalau kita lihat kata-katanya ‘Nyesel Keraton Gabung Republik’, ini adalah ungkapan satire sebagai anak bangsa. Saya pastikan kami di Keraton Surakarta tetap merah putih, kita pastikan,” tandasnya.

Lanjut Dany, unggahan tersebut dilakukan karena kecintaan Hamengkunegoro akan terhadap Indonesia.

"Kemarin saya melihat bukan hanya kita juga, ya ada beberapa ungkapan dari kalangan anak muda. Ungkapan dengan tata cara bahasa komunikasi anak muda,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Putra Mahkota Keraton Kasunan Surakarta Hadiningrat, Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko atau KGPAA Hamangkunegoro membuat jagat media sosial heboh atas unggahan di akun Instagram pribadinya, kgpaa.hamengkunegoro yakni 'Nyesel Gabung Republik' dengan latar belakang warna hitam.

Tulisan itu diunggah pada Jumat 28 Februari 2025. Dia juga menuliskan 'Percuma Republik Kalau Cuma untuk Membohongi' di unggahannya.Namun tak lama kemudian ia menghapus status tersebut.

Kalimat ini langsung menyebar luas dan menjadi viral di platform media sosial X.Salah satu akun yang mengunggah ulang screenshot tersebut adalah @helmi_stbd, yang menulis:"BREAKING NEWS: KGPAA Hamangkunegoro sebagai putra mahkota Kasunanan Surakarta menyampaikan penyesalan bergabungnya Kraton Surakarta ke dalam Republik Indonesia." tulisnya.

Rekomendasi