Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenangan Didi Petet yang tak terlupakan

Kenangan Didi Petet yang tak terlupakan Didi Petet. kapanlagi.com

Merdeka.com - Aktor senior Didi Widiatmoko, populer disapa Didi Petet, meninggal dunia Jumat (15/5) pagi. Almarhum mengembuskan napas terakhir di kediamannya di bilangan Ciputat, Tangerang Selatan, karena penyakit asam lambung yang telah lama dideritanya.

Semasa hidupnya, pria kelahiran Surabaya, 12 Juli 1956, telah mengukir banyak karya di bidang seni peran. Film terakhir diperaninya adalah 'Guru Bangsa: Tjokroaminoto' yang rilis awal 2015.

Didi Petet dikenal mampu memberi warna dalam setiap peran yang dilakoninya. Totalitasnya dalam berakting menjadi panutan pelaku seni peran. Pemeran Emon dalam film 'Catatan Si Boy' ini juga dikenal rendah hati. Dedikasi yang tinggi di dunia akting tak redup meski dirinya sudah menderita penyakit lambung.

Saat sinetron ramai merebak, Almarhum juga ikut terjun dalam sejumlah sinetron. Almarhum kemudian mendirikan sebuah rumah produksi. Dia juga aktif dalam sejumlah pementasan teater, seminar tentang seni peran dan juga mengajar di Institut Kesenian Jakarta.

Dari tumpukan kenangan tentang Didi Petet, berikut merdeka.com merangkumnya:

Celetukan Emon dalam Catatan Si Boy

dalam catatan si boy rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dari puluhan film yang pernah dibintanginya, 'Catatan si Boy' dianggap sebagai film yang melambungkan namanya. Dalam film yang disutradarai oleh Nasri Cheppy, Didi Petet dianggap berhasil memerankan tokoh Emon, pria kemayu yang menjadi sobat kental Boy, yang diperankan Onky Alexander.Berkat aktingnya sebagai Emon dalam 'Catatan si Boy', Didi Petet berhasil menggondol piala pada Festival Film Bandung (FFB) 1988 dalam kategori Aktor Terpuji. Pria yang juga tercatat sebagai dosen di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini berperan sebagai Emon di enam film Catatan si Boy.Dalam memerankan Emon, Didi Petet berhasil membuat orang teringat akan kalimat-kalimat yang diucapkannya dalam film 'Catatan si Boy'. Berikut:"Duh Mas Boy, ngelawak deh ih.""Duh Kendi, rumpi deh.""Aih najis, sodara-sodara.""Alakmakjan.""Eh Mas Boy, boilnya serem amir."

Mantra Si Kabayan munculkan Anak Jin

kabayan munculkan anak jin rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Beradu akting dengan Almarhumah Nike Ardila yang berperan sebagai Nyi Iteung, Didi Petet berperan sebagai Kabayan dalam Film besutan Eddy S. Iskandar, 'Si Kabayan dan Anak Jin'. Dalam film tersebut, Kabayan menjadi santri di sebuah pesantren untuk bisa mendekati Nyi Iteung, anak tunggal pimpinan atau Ajengan Pesantren. Dalam usahanya ini Kabayan dibantu Anak Jin, diperankan Sena A. Utoyo.Anak Jin semula mengganggu Kabayan, namun keduanya lantas bersahabat lantaran Anak Jin menyukai Kabayan yang lugu dan banyak akal. Anak Jin pun bisa menampakkan diri, dengan syarat Kabayan harus membaca mantra terlebih dahulu.Untuk bisa memunculkan Anak Jin, Kabayan harus membaca mantra 'Gual geol, gual geol, (sambil menggoyangkan pinggulnya)'.Suatu hari datang teman Ajengan, Pak Cokro (Moortri Purnomo), untuk membalas budi yang pernah diterimanya. Iteung diminta disekolahkan di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Meski dengan berat hati, Iteung pun akhirnya sudi belajar di Yogyakarta. Kabayan pun kesepian. Di Yogya, Iteung terpaksa bergaul akrab dengan Jerry (Regi Reygusta Ninda) keponakan Bu Cokro (Yetti Syarifah). Mereka diharap berjodoh. Budiman (Jef Elva Koswara), Anak Cokro yang juga di pesantren, memberitahu Kabayan bahwa Jerry itu pecandu narkoba. Berangkatlah Kabayan ke Yogyakarta untuk menjemput Iteung. Di dalam sebuah diskotik, Iteung dijual ke sindikat narkoba. Kabayan pun tak tinggal diam. Kabayan memanggil Anak Jin dengan membaca mantra sambil menggoyangkan pinggulnya. Alih-alih Anak Jin muncul, gerakan Kabayan membaca mantra pemanggil Anak Jin justru menjadi tren pengunjung disklotik tersebut. Akhir cerita, dengan bantuan anak jin, Kabayan berhasil menyelamatkan Iteung.

Nasihat yang tak terlupakan Desy Ratnasari

tak terlupakan desy ratnasari rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kepergian Didi Petet meninggalkan duka yang mendalam bagi Desy Ratnasari. Tentu saja, karena mereka berdua pernah mendapat peran utama di film yang sama, 'Kabayan Saba Kota'. Tak hanya itu, Didi Petet memang dikenal sebagai sosok ayah bagi para juniornya."Dia terbuka secara pribadi untuk berdialog. Dia orang yang halus dalam berkomentar," ujar Desy ketika ditemui di TPU Tanah Kusir, jakarta Selatan, pada hari ini, Jumat (15/5).Menurut Desy Ratnasari, komitmen Didi Petet bisa memajukan dunia akting, seniman, serta budaya Indonesia. "Dia berangkat ke Milan untuk memajukan budaya," ujarnya.Ketika orang yang dekat dengan kita meninggal, yang biasanya diingat adalah kalimat-kalimat ringan namun merupakah sebuah nasehat. "Jangan ngelamun neng, lebih baik dikerjain," kalimat inilah yang selalu diingat oleh Desy tentang Didi Petet.Menurut Desy, almarhum tak pernah menceritakan tentang sakitnya. "Papi enggak pernah mau cerita kalau lagi sakit, nggak pernah kelihatan mukanya lagi seneng dan sedihnya," kenang Desy.Desy juga mengatakan bahwa semoga apa yang telah dilakukan oleh Didi Petet menjadi ibadah. Selamat jalan Didi Petet, Indonesia takkan melupakan jasamu.

Didi Petet sosok yang istiqomah

sosok yang istiqomah rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Aktor kawakan yang kini menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar turut terpukul dengan meninggalnya Didi Widiatmoko, populer disapa Didi Petet, Jumat (15/5) pagi.Usai acara pemandian jenazah Didi Petet di masjid Baitul Karim, Pamulang, Tangerang Selatan, Deddy mengaku sangat kehilangan sosok sahabat yang banyak memberi inspirasi dalam hidupnya."Sejak muda saya mengenal Didi sebagai seorang muslim yang taat," ujar Deddy Mizwar di rumah duka, Jakarta, Jumat, 15 Mei 2015.Ketaatan sahabat karibnya itu terihat dari kehidupan Didi Petet yang sudah pernah menjalankan ibadah haji hingga empat kali."Yang lebih hebat, saya mengenal Didi tidak pernah berubah. Sejak masih merintis karir hingga sudah berada di puncak ia tetap istiqomah sebagai hamba Allah," tegas Deddy Mizwar.Atas pengabdiannya di dunia seni peran tanah air, Deddy berharap pemerintah bersedia memberikan penghargaan kepada Didi Petet. Terutama setelah menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang pameran budaya World Expo 2015, di Milan, Italia, beberapa hari lalu."Saya tahu betul Didi mempersiapkan acara tersebut selama satu tahun, untuk membawa nama Indonesia di mata dunia. Dia pantas dijadikan pahlawan," tutur Deddy.

(mdk/siw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP