Merdeka.com - Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak) mendukung vonis tambahan kebiri kimia pada terpidana kasus paedofilia di Mojokerto, Jawa Timur, Muh Aris (20), warga Dusun Mengelo, Mojokerto. Dukungan itu diberikan kepada Aparatur Penegak Hukum (APH) yang mengawal kasus persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan oleh terpidana.
Deputi Kementerian PPPA, Nahar mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Polres Mojokerto, Polresta Mojokerto Kota, Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto dan Pengadilan Negeri Kota Mojokerto karena dinilai mampu mengimplementasikan Undang-undang nomor 17 tahun 2016.
"Khususnya yang menyangkut kekerasan seksual terhadap anak, itu alasannya. Ini penghargaan untuk prosesnya karena ini yang pertama. Keputusan majelis hakim itu pertama yang sesuai dengan Undang-undang nomor 17 tahun 2016," kata Nahar, saat di Pendopo Kabupaten Mojokerto, Kamis (29/8).
Menurut Nahar, untuk korban, Kementerian PPPA akan tahap penanganan pasca putusan khususnya para korban dan akan melindungi para korban paedofil ini.
"Kami berharap pihak yang terkait bisa melakukan tugasnya dan fungsinya serta bisa melindungi anak-anak khususnya anak-anak korban," jelasnya
Masih kata Nahar, PP tentang hukuman kebiri sudah rampung dan tinggal administrasi yang diselesaikan. Tujuan PP adalah melindungi banyak pihak serta korban anak.
"Dengan PP Ini, tentu kita keluarkan kehati-hatian lalu mempertimbangkan banyak masukan, sehingga nanti kita harapkan mampu melindungi anak-anak. Proses pembahasannya sudah selesai dan administrasi tinggal diselesaikan persetujuan akhir masing-masing dari kelembagaan yang terkait. PP tersebut dikeluarkan berdasarkan penyusunan peraturan perundang-undangan dan PP ditandatangani presiden," tambahnya.
Seperti dikatahui, Moh Aris divonis Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto melanggar Pasal 76 D juncto Pasal 81 ayat (2) UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan hukuman 12 tahun penjara, denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan, serta hukuman tambahan kebiri kimia yang tertuang di dalam Putusan PN Mojokerto nomor 69/Pid.sus/2019/PN.Mjk tanggal 2 Mei 2019.
Jangan Lewatkan:
Ikuti Polling Setuju Atau Tidak Paedofil Dihukum Kebiri Kimia? Klik disini [gil]
Baca juga:
PWNU Jatim Tolak Hukuman Kebiri Kimia bagi Pelaku Paedofil
POLLING: Setuju Atau Tidak Paedofil Dihukum Kebiri Kimia?
Kemenkes, KPPA dan Kejagung Siapkan PP Kebiri Kimia
Soal Hukum Kebiri, Menteri Yohana Ingatkan IDI Harus Tunduk pada Undang-Undang
Menengok Pengalaman Kebiri Kimia Alan Turing dan Wayne Dumond
Fadli Zon Tolak Hukuman Kebiri Kimia untuk Pelaku Pemerkosaan Anak
Pemerintah: Pandemi Belum Usai, Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan
Sekitar 16 Menit yang laluAjak ke Daerah, Puan Minta Anggota DPR PDIP Tak Hanya Fokus di Dapil
Sekitar 34 Menit yang laluPuan Maharani Ungkap Alasannya Keliling Indonesia
Sekitar 38 Menit yang laluIni Profil PT Alfatih Indonesia Terlibat 46 Haji Furoda Dideportasi Imigrasi Saudi
Sekitar 54 Menit yang laluMasih Berduka, Airlangga Sebut Koalisi Belum Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo
Sekitar 58 Menit yang laluMenkes Sebut 100 Persen Kasus Covid-19 di Jakarta Omicron BA.4 dan BA.5
Sekitar 58 Menit yang laluMenkes Budi Tegaskan Kebijakan Lepas Masker di Luar Ruangan Masih Berlaku
Sekitar 1 Jam yang laluSelain Tersangka Suap, Eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy Juga Dijerat TPPU
Sekitar 1 Jam yang laluDPR Minta Pemerintah Sanksi Tegas Travel Berangkatkan 46 Jemaah Haji Furoda
Sekitar 1 Jam yang laluMahfud Sebut Jokowi Sudah Kantongi Nama Pengganti Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB
Sekitar 1 Jam yang laluMenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 karena Terlalu Melonggarkan Protokol Kesehatan
Sekitar 1 Jam yang laluPPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 1 Agustus 2022
Sekitar 1 Jam yang laluMengenang Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Sosok Kakek yang Hangat dan Dekat dengan Cucu
Sekitar 3 Hari yang laluCerita Reshuffle Kabinet Jokowi
Sekitar 2 Minggu yang laluLuhut Bongkar Rahasia, Kisah di Balik Jokowi Sering Merotasinya Sebagai Menteri
Sekitar 1 Minggu yang laluMomen Jokowi Lupa Sapa Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto di Sidang Kabinet Paripurna
Sekitar 1 Minggu yang laluCerita Reshuffle Kabinet Jokowi
Sekitar 2 Minggu yang laluPemerintah: Pandemi Belum Usai, Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan
Sekitar 18 Menit yang laluJokowi Bisa jadi 'King Maker' di Pilpres 2024, Ini Alasannya
Sekitar 18 Jam yang laluBeda Gaya Jokowi Bertemu Dua Seteru, Putin dan Zelenskyy
Sekitar 1 Hari yang laluIndonesia dan UAE Sepakati IUAE-CEPA, Ini Isinya
Sekitar 2 Hari yang laluJokowi: Puncak Kasus Covid-19 Diprediksi Minggu Kedua atau Ketiga Juli Ini
Sekitar 4 Menit yang laluPemerintah: Pandemi Belum Usai, Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan
Sekitar 18 Menit yang laluMenkes Sebut 100 Persen Kasus Covid-19 di Jakarta Omicron BA.4 dan BA.5
Sekitar 1 Jam yang laluMenghapus Subsidi BBM yang Tinggal Janji
Sekitar 4 Hari yang laluHarga BBM Shell Kembali Naik, Bagaimana dengan Pertamina?
Sekitar 1 Bulan yang laluRusia Klaim Kuasai Wilayah Timur Ukraina Setelah Pertempuran Hebat
Sekitar 3 Jam yang laluUkraina Bombardir Kota di Rusia, Tiga Orang Tewas dan Puluhan Rumah, Gedung Rusak
Sekitar 21 Jam yang laluAdvertisement
Advertisement
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami