Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenkes Beri Nilai E kepada Pemprov DKI dalam Penanganan Covid-19

Kemenkes Beri Nilai E kepada Pemprov DKI dalam Penanganan Covid-19 Swab Test Massal. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menilai penanganan pandemi Covid-19 Pemprov DKI Jakarta masuk kategori E. Penilaian itu berdasarkan bed occupancy rate (BOR) atau kapasitas keterisian rumah sakit dan penelusuran kasus.

"Ada beberapa daerah yang mengalami masuk kategori D dan kategori E seperti Jakarta tapi ada juga yang masih di C artinya BOR dan pengendaliannya masih baik," katanya dalam rapat bersama komisi IX DPR, Kamis (27/5).

Menurutnya, penilaian tersebut juga melihat dari Kualin pelayanan kesehatan. Kemudian, tingkat pengendali kesehatannya.

"Begitu juga kualitas pelayanan, kami melihat masih banyak yang masih dalam kondisi kendali," ucapnya.

Dante bilang, tingkat bed occupancy rate di Jakarta tinggi. Penelusuran kasus Covid-19nya juga tak terlalu baik.

"kecuali Jakarta ini kapasitasnya E karena di Jakarta BOR sudah mulai meningkat dan kasus tracingnya tidak terlalu baik," pungkasnya.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengklaim tren Covid-19 di Jakarta semakin baik. Dia mencontohkan beberapa indikator, misalkan ketersediaan tempat tidur rumah sakit di Jakarta mencukupi. Dia mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya untuk mengurangi beban rumah sakit.

Sehingga, kesejahteraan para tenaga kesehatan bisa terjamin. Selain itu, kata Riza, dia memastikan Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan jumlah testing dan tracing dengan mengerahkan seluruh petugas dari tingkat RT.

"Kami terus mengupayakan peningkatan sarana dan prasarana, meningkatkan nakes dan SDM juga. Di tingkat RT, tidak hanya Satgas tapi Puskesmas juga melakukan rapid test," kata Riza saat ditemui wartawan di Raden Bahari Restaurant and Ballroom, Jakarta Selatan, Rabu (26/5).

Riza kemudian menyebutkan data terkini jumlah keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di Jakarta. Jumlahnya pekan ini menurun, begitu pula tempat tidur ICU dan jumlah hotel yang dijadikan tempat karantina pasien positif Covid-19.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP