Kemenhan Bagi-Bagi 700 Mobil ke TNI-Polri di Tengah Efisiensi Anggaran, Begini Kata Istana
Kemenhan menyerahkan 700 mobil ke TNI dan Polri di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3)
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjelaskan soal Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang menyerahkan 700 mobil Maung MV3 untuk TNI-Polri di tengah efisiensi anggaran. Hasan mengatakan, bahwa seluruh mobil itu untuk kendaraan taktis.
"Bukan penyerahan mobil dinas itu. Itu kendaraan taktis untuk kerja mereka kan," kata Hasan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (3/3).
Menurutnya, mobil-mobil tersebut bukan mobil dinas. Namun, digunakan untuk operasional TNI-Polri.
"Itu bukan mobil dinas. Mobil kebutuhan operasional TNI Polri kan. Mereka harus gunakan itu," ujarnya.
Kebutuhan Pelayanan Tak Kena Efisiensi
Hasan menyebut, untuk kebutuhan pelayanan memang tidak terkena efisiensi anggaran.
"Untuk kebutuhan tugas dan fungsi mereka, pelayanan dasar, pelayanan pegawai pelayanan masyarakat itu kan tidak dikenakan efisiensi. Jadi jangan semua dipukul rata," tandasnya.
Kemenhan Serahkan 700 Mobil ke TNI-Polri
Sebelumnya, sebanyak 700 unit kendaraan operasional Rantis Maung buatan PT Pindad resmi diserahkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI kepada TNI dan Polri.
Serah terima ini digelar di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3), sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional.
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyerahkan sebanyak 700 unit kendaraan khusus (ransus) Maung MV3 produksi PT Pindad kepada TNI dan Polri. Ratusan mobil Maung MV3 itu diberikan untuk dijadikan kendaraan operasional TNI dan Polri berbasis produk lokal.
Penyerahan Maung MV3 dilakukan di Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3). Menhan menuturkan, penyerahan ransus tersebut merupakan momen bersejarah karena berhasil menggunakan produk nasional industri pertahanan.
Seperti dikutip dari Antara, 700 unit ransus Maung MV3 yang diserahkan itu terdiri dari 50 unit untuk Markas Besar TNI, 400 unit untuk TNI Angkatan Darat, 100 unit untuk TNI Angkatan Laut, 100 unit untuk TNI Angkatan Udara, dan 50 unit untuk Polri.