Kemenekraf Perkuat Peningkatan Talenta Digital Sektor Kreatif Melalui Kolaborasi

Kemenekraf berkolaborasi dengan tiga asosiasi digital dan Badan Ekosistem Digital KADIN untuk mendorong peningkatan talenta digital sektor kreatif, sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenekraf Perkuat Peningkatan Talenta Digital Sektor Kreatif Melalui Kolaborasi
Kemenekraf berkolaborasi dengan tiga asosiasi digital dan Badan Ekosistem Digital KADIN untuk mendorong peningkatan talenta digital sektor kreatif, sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. (AntaraNews)

Menteri Kemenekraf Teuku Riefky Harsya menginisiasi kolaborasi strategis dengan tiga asosiasi digital terkemuka dan Badan Ekosistem Digital KADIN. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas talenta digital di sektor kreatif. Langkah ini diharapkan dapat menjadi mesin baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Pertemuan penting tersebut berlangsung di Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026. Diskusi melibatkan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), serta Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Kolaborasi ini berfokus pada penyelarasan program pemerintah dengan inisiatif industri.

Menteri Kemenekraf menekankan bahwa sinergi ini krusial untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia secara menyeluruh. Fokus utama adalah pada pengembangan talenta, akses pasar, skema pendanaan, dan dukungan terhadap inovasi teknologi. Hal ini menjadi fondasi penting untuk kemajuan ekonomi digital.

Menteri Kemenekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat vital dalam mendukung ekosistem berbasis teknologi. Hal ini mencakup aspek talenta, akses pasar, serta skema pendanaan yang dapat membantu pemerintah. Penjajakan kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia secara menyeluruh.

Pertemuan dengan APTIKNAS, ADIGSI, AFTECH, dan Badan Ekosistem Digital KADIN menjadi wadah strategis. Diskusi ini menyelaraskan program pemerintah dengan inisiatif industri. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan talenta digital, inovasi teknologi, dan penguatan ekosistem digital yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kemenekraf juga memaparkan delapan program utama yang dikenal sebagai 8 ASTA EKRAF. Program ini mencakup Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf, dan Ekraf Kaya. Inisiatif ini menawarkan berbagai opsi kolaborasi untuk pengembangan sektor kreatif.

Menteri Kemenekraf menjelaskan bahwa dari program 8 ASTA EKRAF, pihak terkait dapat memilih area kolaborasi yang paling sesuai. Ini bisa berupa kebijakan yang berpihak pada ekosistem, pengembangan talenta, atau penguatan komersialisasi berbasis kekayaan intelektual. Tujuannya agar produk dan karya kreatif berbasis teknologi dapat berkembang dari lokal hingga global.

Perwakilan asosiasi digital turut memaparkan berbagai inisiatif untuk memperkuat ekosistem teknologi di Indonesia. Inisiatif ini mencakup penguatan keamanan siber, pengembangan talenta digital, serta penyelarasan kolaborasi lintas sektor. Upaya ini sangat mendukung inovasi berkelanjutan di tengah pesatnya digitalisasi.

Ketua Umum APTIKNAS, Soegiharto Santoso (Hoky), menyoroti pentingnya membangun keamanan siber dan kepercayaan digital. Digitalisasi memang memberikan kemudahan, namun juga membuka potensi risiko seperti penipuan dan kejahatan digital. Oleh karena itu, penguatan keamanan siber menjadi krusial untuk ekosistem ekonomi digital yang tangguh.

Pembahasan lebih lanjut mencakup penjajakan potensi sinergi program dari tiap Direktorat Kemenekraf. Sinergi ini berfokus pada pengembangan talenta digital, peningkatan kapasitas industri teknologi keamanan siber, dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Semua ini mendukung transformasi digital nasional yang komprehensif.

Pihak ADIGSI secara khusus menyoroti pentingnya pengembangan kompetensi SDM melalui literasi keamanan digital. Hal ini untuk menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks dan beragam. Peningkatan literasi ini diharapkan dapat membekali masyarakat dengan kemampuan melindungi diri di ruang digital.

Teuku Riefky Harsya, Menteri Kemenekraf, memberikan apresiasi tinggi terhadap rencana kerja dan program yang dipaparkan oleh asosiasi digital. Program-program ini dinilai sangat strategis dalam mendorong penguatan infrastruktur digital di Indonesia. Apresiasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung inisiatif industri.

Kemenekraf juga menunjukkan dukungan terhadap pendampingan bagi sejumlah asosiasi dan pegiat ekosistem teknologi. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa inovasi dan pengembangan di sektor digital dapat berjalan optimal. Dukungan ini diharapkan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan.

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta melalui asosiasi ini menjadi kunci utama. Tujuannya adalah untuk menciptakan talenta digital yang berkualitas dan ekosistem yang aman. Dengan demikian, sektor kreatif dapat berkontribusi maksimal pada perekonomian nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi