Tim bola voli putra Surabaya Samator berhasil mencatatkan kemenangan dramatis atas tuan rumah Medan Falcon Tirta Bhagasasi dalam laga lanjutan seri kedua putaran pertama Proliga 2026. Pertandingan sengit ini berlangsung pada Sabtu malam, 18 Januari 2026, di GOR Voli Indoor Sport Center Deli Serdang, Sumatera Utara.
Dalam duel yang memakan waktu 2 jam 51 menit tersebut, Surabaya Samator unggul dengan skor akhir 3-2 (25-22, 23-25, 19-25, 25-17, dan 21-19). Kemenangan ini menjadi sorotan karena Samator harus berjuang keras setelah sempat tertinggal dari tim lawan.
Laga ini merupakan bagian penting dari Proliga 2026, yang mempertemukan dua tim dengan semangat juang tinggi. Hasil pertandingan ini tentu memberikan dampak signifikan pada posisi kedua tim di klasemen sementara kompetisi voli nasional tersebut.
Advertisement
Advertisement
Pertandingan antara Surabaya Samator dan Medan Falcon Tirta Bhagasasi berlangsung sangat ketat, dengan kedua tim saling berbalas serangan dan poin. Meskipun Samator berhasil merebut set pertama, mereka sempat kehilangan fokus di set kedua dan ketiga.
Asisten Pelatih Surabaya Samator, Sigit Ari Widodo, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap penampilan timnya meskipun meraih kemenangan. “Set kedua dan ketiga, anak-anak bermain individual. Itu harusnya tak boleh terjadi,” katanya, menyoroti kurangnya kerja sama tim sebagai celah yang dimanfaatkan lawan.
Permainan individual yang terjadi di set kedua dan ketiga membuat Medan Falcon mampu mencuri kemenangan, menunjukkan bahwa koordinasi tim sangat vital dalam pertandingan voli. Namun, Samator berhasil menemukan kembali ritme permainan tim di set-set berikutnya.
Advertisement
Sigit menambahkan bahwa secara kualitas, timnya sebenarnya lebih unggul, namun terlalu berhati-hati. “Untungnya set keempat dan kelima anak-anak kembali bermain sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya, menggarisbawahi pentingnya mentalitas dan fokus dalam menghadapi tekanan pertandingan.
Advertisement
Kemenangan ini, meski dramatis, menjadi pengingat bagi Surabaya Samator akan pentingnya konsistensi dan kerja tim. Sigit Ari Widodo menekankan bahwa Proliga adalah ajang krusial untuk pengembangan pemain muda Samator yang perlu mempertajam kualitas mereka.
“Kami berusaha menyatukan visi dan misi bahwa pertandingan di Proliga merupakan pertandingan sangat penting demi kemajuan mereka,” jelas Sigit. Ia juga menambahkan bahwa timnya terus melakukan perubahan setiap hari dan tidak cukup hanya bisa bermain voli, tetapi teknik juga harus terus diasah.
Di sisi lain, Pelatih Medan Falcon Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, mengakui timnya kurang beruntung meskipun peluang untuk menang sangat terbuka lebar. “Kami belum beruntung dan bisa main hingga lima set tentunya menjadi hal luar biasa bagi anak asuhnya,” ucap Ariyanto, mengapresiasi perjuangan timnya.
Advertisement
Ariyanto juga menyoroti area yang perlu dievaluasi oleh timnya, yaitu servis dan pertahanan. “Apalagi Proliga masih cukup panjang untuk seri-seri berikutnya,” tambahnya, menunjukkan bahwa timnya akan terus berbenah. Ia melihat mental dan rasa percaya diri anak-anak asuhnya semakin membaik, menjadi modal berharga untuk pertandingan selanjutnya.
Sumber: AntaraNews