Keluarga WNI kasus haji Filipina padati Bandara Sultan Hasanuddin
Merdeka.com - Ratusan warga negara Indonesia tersandung kasus haji Filipina rencananya bakal tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggu (4/9). Para keluarga banyak menunggu kedatangan mereka.
Nurhikmah (21), dari Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan mengaku hadir lantaran menjemput enak anggota keluarga di dalam rombongan itu. Namun, dia enggan mengungkapkan kasus sebenarnya melanda para keluarganya itu.
"Kami tinggal dalam satu kecamatan yakni Kecamatan Towuti tapi tidak satu desa jadi banyak hal yang kami tidak tahu. Pokoknya mereka berangkat saja dan baru tahu kabarnya setelah lihat pemberitaan di TV," kata Nurhikmah.
Dia mengaku sampai menginap di rumah kerabatnya sejak Jumat (2/9) lalu di Makassar. Rencananya, usai penjemputan para keluarganya terlibat kasus haji Filipina seger dibawa pulang.
Sementara, Communication and Legal Section Angkasa Pura I, Turah Aji Ari mengatakan, para jemaah dari Filipina ini akan diserahkan di salah satu ruangan di gate 7 internasional. Mereka juga tetap mengikuti proses administrasi seperti penumpang biasa, yakni melalui proses di imigrasi, bea cukai dan karantina.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya