Keluarga ingin jenazah Eka, pembakar Mapolres dimakamkan di Dharmasraya
Merdeka.com - Keluarga meminta jenazah Eka Fitra Akbar (24), salah satu pembakar Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, dimakamkan di wilayah tersebut. Eka bersama Engria Sudarmadi (25) sebelumnya ditembak mati setelah diduga membakar Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (12/11) dini hari.
"Harapan dari orang tua serta pihak keluarga pelaku Eka, berharap kepada pihak Polres Dharmasraya agar jenazah pelaku dimakamkan saja di Kabupaten Dharmasraya secara Islami (memandikan, menyalatkan dan menguburkan) serta di tempat yang layak dan mendokumentasikan pelaksanaan proses pemakaman tersebut," kata Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto melalui keterangan tertulis, Jakarta, Senin (13/11).
Menurut Rikwanto, sang ayah M. Nur, ingin anaknya dimakamkan sesuai dengan ajaran Islam yaitu dimandikan, disalatkan dan dikuburkan. Keluarga berjanji akan melakukan ziarah di pemakaman Eka.
"Pihak keluarga telah memutuskan untuk tidak akan melihat pelaku (anaknya) ke Dharmasraya. Namun suatu saat akan berziarah kubur dengan meminta aparat kepolisian Polres Dharmasraya untuk mengantar ke lokasi pemakaman," ujarnya.
M. Nur, yang juga anggota Polri dengan Jabatan Kanit Reskrim Polsek Plepat, Polres Muaro Bungo, Polda Jambi, ini menyesalkan perbuatan anaknya tersebut. Mewaliki pihak keluarga dia meminta maaf terhadap keluarga besar Polri dan masyarakat akibat perbuatan Eka.
"IPTU Muhamad Nur selaku orang tua dan mewakili pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf secara umum kepada Kepolisian dan khususnya kepada seluruh personil Polres Dharmasraya atas perbuatan anaknya yang telah membakar Mako Polres Dharmasraya," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya