Wakil Komandan Pusat Polisi Militer (Wadanpuspom), Marsekal Pertama Bambang Suseno mengatakan, dua prajurit TNI terlibat praktek penyalahgunaan BBM dan gas elpiji bersubsidi.
"Di tahun 2025 itu diduga ada dua personel yang terlibat terkait dengan penyalahgunaan BBM," kata Suseno dalam jumpa pers di Lapangan Bhayangkara, Selasa (7/4).
Suseno menambahkan, kedua personel tersebut masing-masing berada di Jawa Barat dan Jawa Tengah dan masih dalam proses penyidikan Pomdam wilayah.
Mendapati adanya dugaan tersebut, Suseno menegaskan bahwa TNI akan berkomitmen untuk menindak tegas dan tak akan melindungi siapapun jika dalam pengembangan ditemukan aktor intelektualnya.
"Jadi sesuai penyampaian saya awal bahwa kita berkomitmen akan menindak tegas, tidak akan melindungi. Jadi siapa pun nanti kalau dalam pengembangan penyidikan ditemukan aktor intelektual," tegas dia.
Advertisement
Sementara itu, Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengatakan hingga saat ini belum ada anggota Polri yang terlibat dalam perkara tersebut.
"Sampai hari ini kita belum menemukan anggota Polri yang terlibat," jelas dia.
Meski begitu, Irhamni menegaskan apabila ada anggota Polri yang terlibat akan ditindak sesuai dengan prosedur, serta perintah dari pimpinan Bareskrim maupun Polri.