Kasus Covid-19 Melonjak, Anggota DPR: Sudah Waktunya Pemerintah Evaluasi Menyeluruh
Merdeka.com - Masyarakat diminta tidak lengah dan berasumsi bahwa Covid-19 varian Omicron tidak berbahaya. Terbukti, saat ini kenaikan kasus terus terjadi dan menuju puncaknya pada bulan Februari-Maret.
"Ini anggapan yang keliru. Varian Omicron masih berbahaya terutama bagi mereka yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta dan yang belum di vaksin. Untuk itu langkah yang dilakukan pemerintah pusat adalah kita evaluasi secara menyeluruh," kata Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo dalam keterangannya, Minggu (6/2).
Legislator asal Boyolali ini mendukung Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan jajarannya untuk mengevaluasi level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
"Varian Omicron sudah melonjak, sehingga sudah saatnya pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh," imbuh Rahmad.
Salah satunya evaluasi pada penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) di semua jenjang pendidikan. Dengan melihat besaran beberapa kasus di wilayah dan daerah, PTM perlu dihentikan sementara.
Rahmad mendorong supaya level PPKM dinaikkan di beberapa wilayah dan menggencarkan vaksinasi dasar yaitu vaksin satu, kedua dan vaksin booster. Selain itu, perbanyak testing dan tresing.
Tak hanya itu, Politisi PDI-Perjuangan ini meminta pemerintah kembali menggencarkan gerakan perilaku hidup sehat di tengah pandemi Covid-19, terutama menjalankan protokol kesehatan. Karena itu, Rahmad mengimbau masyarakat dapat menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan yang bisa memicu kerumunan massa.
"Saya pikir kegiatan yang mengundang kerumunan cukup berbahaya saat ini," ujar Rahmad.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus positif Covid-19 semakin meningkat. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan 33.729 kasus pada Sabtu (5/1).
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya