Karangan Bunga Banjiri PN Jaksel Jelang Tuntutan Mario Dandy: Gaya Elit Restitusi Sulit!

Karangan bunga itu ada yang berisi dukungan kepada Shane dan doa untuk David.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Karangan Bunga Banjiri PN Jaksel Jelang Tuntutan Mario Dandy: Gaya Elit Restitusi Sulit!
Karangan Bunga Banjiri PN Jaksel Jelang Tuntutan Mario Dandy: Gaya Elit Restitusi Sulit! (Merdeka.com)

Mario menganiaya David hingga kritis.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kembali menggelar sidang lanjutan perkara penganiayaan dengan terdakwa Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas. Keduanya diagendakan untuk mendengarkan tuntutan Jaksa pada sidang hari ini, Selasa (15/8). Menjelang sidang tuntutan, PN Jakarta Selatan dipenuhi karangan. Dari pantauan merdeka.com, sejumlah karangan bunga terlihat mejeng di depan PN Jakarta Selatan dengan beragam tulisan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Karangan bunga itu ada yang berisi dukungan kepada Shane.

Ada juga doa untuk kesembuhan David yang telah dianiaya habis-habisan oleh Mario.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bahkan, ada juga yang menyindir Mario perihal restitusi atau biaya ganti rugi.

Mario diketahui tidak mampu membayar restitusi Rp100 miliar. "Gaya elit, restitusi sulit #kawaldavid," tulis salah satu karangan bunga.

Sedianya, sidang tuntutan Mario digelar pada Kamis (10/8) lalu. Namun, Jaksa beralasan belum siap sehingga sidang tuntutan ditunda. “Rekan-rekan media bahwa penundaan sidang minggu yang lalu adalah kewenangan tim jaksa. Mereka menyampaikan sikap bahwa belum siap dengan tuntutan yang akan dibacakan tentu majelis hakim memberi kesempatan,” kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Djuyamto.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Djuyamto memastikan, penundaan bukan bagian dari kesengajaan sebab secara teknis hal itu dimungkinkan. Artinya, tidak ada pelanggaran tata cara bersidang yang dilakukan oleh para pihak yang terlibat di meja hijau.

“Jadi tidak ada hal-hal yang menyangkut kesengajaan untuk membuat persidangan ini menjadi berlarut demikian yang bisa kami sampaikan,”

kata Djuyamto.

merdeka.com

Mario telah melakukan penganiayaan berat terhadap David Ozora di Kompleks Green Permata Residence, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada 20 Februari 2023 lalu.
Dok. Istimewa

Penganiayaan itu terjadi lantaran hubungan asmara Mario dengan anak berinisial A. Kepada Mario, A mengaku diganggu oleh David selaku mantan dari A.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada saat persidangan, Mario mengaku niat awalnya hanya ingin mengklarifikasi perihal perbuatan tidak menyenangkan antara Agnes dengan David. Namun, komunikasi itu berubah menjadi penganiayaan secara brutal oleh Mario.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

David pun dianiaya dengan cara dipukul hingga ditendang berulang kali hingga kejang dan tak sadarkan diri. Pada saat penganiayaan itu pun turut teribat oleh Shane Lukas yang melakukan dokumentasi serta Agnes yang tidak melerai aksi keji tersebut. Atas perbuatan ketiganya, mereka pun menjadi pelaku dalam kasus ini.

Rekomendasi