Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolda Jateng: Kecelakaan arus mudik dan balik turun 36 persen

Kapolda Jateng: Kecelakaan arus mudik dan balik turun 36 persen Mobil keluarga dari Malang kecelakaan di Bali. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Data Polda Jateng menunjukkan, angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2017 di Jawa Tengah menurun 36 persen dibanding tahun sebelumnya. Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menuturkan, selama arus mudik dan balik Lebaran 2017 terjadi 292 kecelakaan lalu lintas.

"Sedangkan tahun lalu ada 457 kejadian sehingga turun 36 persen," katanya saat memantau arus balik H2+6 Lebaran di Pos Pengamanan Terpadu Operasi Ramadniya Candi 2017 Kepolisian Resor Banyumas di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, seperti dilansir Antara, Minggu (2/7).

Dari angka kecelakaan tersebut, jumlah korban meninggal dunia mencapai 20 orang. Jumlah korban meninggal tahun ini juga turun dibanding arus mudik dan balik tahun lalu yang mencapai 28 orang. Sementara untuk korban luka berat, turun dari 44 orang menjadi 40 orang. Luka ringan turun dari 653 orang menjadi 428 orang.

Kapolda menuturkan, sebagian besar pemudik yang masuk ke wilayah Jateng telah kembali pada hari Jumat (30/6). "Puncaknya (arus balik) pada hari Jumat sampai Sabtu pagi berdasarkan data yang keluar dari Jawa Tengah," katanya.

Volume arus balik tertinggi kedua terjadi pada Sabtu (1/7) hingga Minggu (2/7) pagi dan tertinggi ketiga terjadi pada hari Kamis (29/6).

Saat melakukan pemantauan via udara, Kapolda menyisir sejumlah ruas jalan mulai dari Tol Tingkir di Salatiga hingga Brebes. Dari pantauan udara, volume kendaraan yang melintas sudah banyak berkurang.

"Tinggal sisa-sisa saja yang masuk ke tol darurat. Tapi memang kelihatannya senang sekali para pemudik itu kembali ke Jakarta melalui tol darurat," kata mantan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia itu.

Suasana arus balik di tol Brebes Timur hingga Pejagan juga terpantau sepi. Arus balik masih agak padat terlihat dari arah selatan atau arah Banyumas menuju Brebes yang didominasi sepeda motor.

"Tadi ada antrean menjelang rel kereta api (perlintasan sebidang, red.) Kretek karena kendaraan dari Purwokerto (bergerak) turun kemudian ada tikungan dan menanjak lagi baru masuk ke rel kereta. Di situ ada hambatan medan, ada kepadatan, tetapi Jawa Tengah diprediksi malam ini sudah tambah landai," katanya.

Kapolda mengatakan arus mudik dan balik Lebaran 2017 jauh lebih lancar jika dibanding tahun lalu karena saat itu terjadi kemacetan parah di pintu keluar tol Brebes Timur (Brexit).

Keberadaan tol darurat atau fungsional dari Brebes hingga Gringsing sepanjang 110 kilometer diyakini berperan penting dalam kelancaran arus mudik maupun balik Lebaran 2017.

"Jadi untuk tahun ini, tidak ada lagi Brexit macet, terus Pejagan sampai ke Banyumas macet, kan tidak ada lagi karena di sini ada empat 'fly over' yang dibangun. Kemudian tentunya koordinasi, kebersamaan, kerja sama kementerian, kelembagaan, Polri, dan TNI sangat solid tahun ini," katanya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP