Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapal tanker milik Pertamina meledak di Batam, 5 tewas

Kapal tanker milik Pertamina meledak di Batam, 5 tewas Tabrakan Kapal Tanker. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kapal Tanker Gamkonora milik Pertamina meledak dan terbakar di galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, Batam. Kebakaran terjadi pada Kamis (7/9) kemarin.

"Jadi kemarin, jam 15.20 WIB, terjadi kebakaran ruang pompa kapal tanker Gamkonora milik Pertamina yang sedang diperbaiki. Di kalangan kapal PT ASL Shipyard, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/9).

Dari kebakaran kapal tersebut, lanjut Setyo, telah mengakibatkan lima orang tewas seketika karena terjebak di dalam ruangan dan tak bisa menyelamatkan diri dari kebakaran tersebut.

"Menimbulkan korban lima orang meninggal dunia dan satu mengalami luka parah," ujarnya.

Setyo menjelaskan, meledaknya kapal tersebut bermula para korban ini sedang melakukan perbaikan pulp air di ruang mesin dengan menggunakan alat las. Dan saat itu sedang ada pemotongan sebuah barang dengan menggunakan alat kerja yaitu las.

"Kapal tersebut docking hari Rabu. Dan dalam pekerjaan pada tanggal 7 kemarin, satu hari setelah itu. Kemudian setelah dikerjakan pada saat membuka ruang pompa ada enam karyawan di sana. Terjadi kebakaran lima orang meninggal 1 luka parah," ucapnya.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait meledak dan terbakarnya kapal tersebut. Dan polisi juga akan memeriksa para saksi dari PT. ASL, captain kapal dan lainnya

"Dugaan sementara masih belum diketahui ya. Kemungkinan kan itu ada pekerjaan apa namanya menggunakan listrik ya. kan sedang diperbaiki semua," ucapnya.

Jika memang adanya unsur kesengajaan, polisi akan melakukan proses hukum yang ada. Dan saat ini para korban yang telah meninggal dunia sedang dilakukan otopsi di Rumah Sakit Daerah Batam.

"Ya itu memang kalau nanti ada kesengajaan kita akan proses. Tapi itu kecelakaan kan. Korban diotopsi di RSUD Batam, karena untuk diketahui penyebabnya," tandasnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP