Kabur naik angkot, tahanan Rutan Pekanbaru diserahkan keluarga
Merdeka.com - Salah seorang tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Negara Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru diserahkan keluarganya ke Polsek Penghentian Raja Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Tahanan bernama Amiruddin itu sempat bermalam di rumah adik kandungnya sebelum diserahkan ke polisi pada Sabtu (6/5) sekitar pukul 10.15 Wib.
Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, Amiruddin merupakan tahanan kasus narkoba jenis sabu yang divonis 5 tahun 6 bulan penjara. Dia ikut kabur bersama tahanan lainnya saat bentrok dengan sipir Rutan dan pulang ke rumah adiknya BW (25).
"Kemudian BW berinisiatif menyerahkan tahanan yang kabur itu ke Polsek Perhentian Raja. Dia lari dari Rutan ramai-ramai lalu berjalan kaku ke jalan Harapan Raya Pekanbaru," kata Edy.
Dia menceritakan, Amiruddin kabur dengan menumpang angkutan umum atau angkot rute Harapan Raya menuju jalan Sudirman Pekanbaru. Dia turun di depan RS Awal Bros. Lalu dia kembali menaiki angkot dengan tujuan ke desa Teratak Buluh Kabupaten Kampar.
Setelah sampai di rumah orangtuanya di desa Teratak Buluh, dia menjumpai adik kandungnya BW. Adiknya langsung membawa Amiruddin ke Polsek Perhentian Raja untuk menyerahkan diri.
"Kemudian Pelaku diamankan di Polsek Perhentian Raja selanjutnya akan diantar ke Rutan Kulim Pekanbaru," ucap Edy.
Sebelumnya, tahanan lain yang juga kabur dari Rutan Sialang Bungkuk itu juga diserahkan pihak keluarganya ke Polsek Perhentian Raja atas nama Suci Hadi Winata. Dia diserahkan orangtuanya pada Jumat malam. Setelah ditotalkan, sudah 7 orang tahanan kabur dari Rutan Sialang Bungkuk yang diamankan jajaran Polres Kampar.
"Dari sekian banyak napi yang melarikan diri dari Rutan Kulim tidak menutup kemungkinan dari mereka ada yang melarikan diri ke Wilayah Hukum Polsek Perhentian Raja karena berdekatan dengan Kota Pekanbaru," ucap Edy. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya