Jumlah siswa SMP 184 keracunan di Buperta Cibubur yang dirawat di RS Meilia 89 orang
Merdeka.com - Puluhan siswa dan siswi SMPN 184 Jakarta Timur mengalami keracunan makanan di Buperta Cibubur hingga mengakibatkan muntah-muntah dan lemas. Satu persatu korban dibawa ke RS Meilia Cibubur dengan diantar mobil, pagi tadi.
Total korban berjumlah 89 orang di RS Meilia Cibubur. Belum diketahui jumlah keseluruhannya, karena masih ada beberapa korban yang dibawa ke RS Mitra cibubur, RS Permata, RS Pasar Rebo dan RS Polri Kramat Jati. Kemungkinan korban bisa lebih dari 89 orang.
Dokter Kepala IGD RS Meilia Cibubur, Yusuf Julhijrayanto mengatakan ada 89 korban yang dirujuk ke RS Meilia Cibubur. Korban pertama diantar pukul 10 pagi, atau setelah sarapan pagi.

"Korban datang pertama jam 10 pagi, diantar mobil. Ada 89 pasien yang datang ke RS Meilia Cibubur. Tapi hingga kini masih ada 8 pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit." katanya di RS Meilia Cibubur, Minggu (24/9).
Hingga pukul 19.00 Wib, korban yang dirawat di rumah sakit tersebut masih menjalani perawatan dan pemeriksaan. Beberapa korban masih terlihat di IGD dan sebagian sudah dibawa ke kamar inap RS Meilia Cibubur.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang berisi puluhan siswa tergurai lemas viral di media sosial. Para pelajar tersebut ada yang tidur sambil memegang perut dan ada juga yang duduk lemas. Mereka yang merupakan peserta kemah di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur itu diduga mengalami keracunan.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo membenarkan peristiwa itu. Dia juga membenarkan para peserta keracunan.
"Iya keracunan," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Minggu (24/9).
Andry mengatakan, para korban berasal dari SMPN 184 Jakarta Timur. Mereka mengalami keracunan usai menyantap nasi kotak.
"Habis makan nasi yang dipesan, nasi kotak, terus pada keracunan. Ada yang hingga buang-buang air besar," ujarnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus keracunan tersebut. Di video berdurasi 56 detik yang beredar itu nampak belasan korban bergeletakan tak berdaya.
"Saat ini kita sudah cek ya, sudah dibawa ke laboratorium untuk tahu kenapa bisa begitu," pungkasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya